Isteriku,
Dari lubuk hati ini aku ingin mengucapkan betapa bahagia aku dengan kehadiran kamu sebagai teman , sahabat, dan kekasih untuk aku bergurau senda dan bermanja. Selamat ulang tahun ke 12,
Kau adalah tempat untuk aku luahkan rasa hati, pada hari-hari yang terkadang bias sering membuat aku hilang pertimbangan, namun seperti udara, kau sering di sisi, dalam segala suka dan duka, kau lalu mewarnakan hari-hariku menjadi seceria pelangi
Kau begitu bersahaja, membiarkan aku megambil rutin masamu yang terlalu, aku tahu kau sering sibuk dengan tuntuntan harian melayan telatah anak-anak, maafkan aku jika kadangkala aku juga terlalu berkira dengan rutin itu.
Dalam setiap gerakku, seringkali wajah budi kamu bermain-main dengan senyum manja dan jelingan matamu, aku bersyukur kerana Allah terlalu pemurah menemukan kau dengan kamu.
Isteriku, kekasih, teman sahabat yang paling akrab, dalam setiap mimpi dan cita-cita ku , terbit nama kamu.
Lagu lama , lagu lagu ini saya bikin zaman kasut capal nabi tengah laku, saya sangat ingin membelinya dulu tetapi ia hanya di jual di toko-toko terkemuka…
Facebook Badge
8/20/2006
8/10/2006
Ulang tahun
ini lagu lebih 15 tahun dahulu, waktu tu sedang asyik bercinta , 20/8 hari sangat indah dalam hidup, selamat ulang tahun sahabat, kekasih, isteri.
Bolt lembab , sedang cuba pakai streamload, kalau oke pakai terus lah rasanya...
7/23/2006
Genderang perang
Sekarang ini perperangan semakin laku, perperangan makin menjadi ikutan, saya ingatkan perang sudah menjadi perkara primitif, tetapi pemimpin dunia yang ada sekarang sangat suka melangkah kebelakang dan tidak belajar dari kesilapan dahulu.
Perang sering melahirkan kematian yang banyak, dengan peratusan kematian yang tinggi keatas anak kecil , wanita dan orang tua. Kerana mereka yang tak berdaya tidak mungkin dapat mempertahankan diri dari serangan senjata zaman sekarang yang terlalu maju.
Lama dahulu, sewaktu perang Iraq baru suam kuku, saya baca di suratkhabar, Iraq dengan pemimpinnya yang sangat penuh dengan bangga diri, lagu di bawah saya bikin di zaman perang itu.
Sentimen
Benar yang salahkan benar/Salah yang benarkah salah/Dunia sentiasa berubah /Benar salah bertukar segala/Ada yang gembira pada yang berduka/Ada yang menangis dalam sangkar derita /Di kumpul kumpul segala berita/Yang mana yang benar yang mana yang salah/Di depan matamu berita terpancar /Kau terima kau tolak kau telan kau termuntah/Akhirnya engkau yang menentukan/Dimana pendirianmu/Sentimen /Satu didalam berjuta/Tiada yang sama sekata/Jikalau semuanya sama/Tiada kita sengketa/Hari ini dia gagah jadi raja/Entah esok lusa siapa yang menduga/Meminta-minta belas dan kasihan/Bila tentera jatuh di serang di tawan/Tersebar berita betapa jijiknya /Dia yang dahulu di puji dan di puja/Di hina-hina semahu-mahunya/Seolah maruah tiak pernah ada harga
Sajak: Airmas_sz Lagu: Airmas_sz Video : AbdullahJones
Perang sering melahirkan kematian yang banyak, dengan peratusan kematian yang tinggi keatas anak kecil , wanita dan orang tua. Kerana mereka yang tak berdaya tidak mungkin dapat mempertahankan diri dari serangan senjata zaman sekarang yang terlalu maju.
Lama dahulu, sewaktu perang Iraq baru suam kuku, saya baca di suratkhabar, Iraq dengan pemimpinnya yang sangat penuh dengan bangga diri, lagu di bawah saya bikin di zaman perang itu.
Sentimen
Benar yang salahkan benar/Salah yang benarkah salah/Dunia sentiasa berubah /Benar salah bertukar segala/Ada yang gembira pada yang berduka/Ada yang menangis dalam sangkar derita /Di kumpul kumpul segala berita/Yang mana yang benar yang mana yang salah/Di depan matamu berita terpancar /Kau terima kau tolak kau telan kau termuntah/Akhirnya engkau yang menentukan/Dimana pendirianmu/Sentimen /Satu didalam berjuta/Tiada yang sama sekata/Jikalau semuanya sama/Tiada kita sengketa/Hari ini dia gagah jadi raja/Entah esok lusa siapa yang menduga/Meminta-minta belas dan kasihan/Bila tentera jatuh di serang di tawan/Tersebar berita betapa jijiknya /Dia yang dahulu di puji dan di puja/Di hina-hina semahu-mahunya/Seolah maruah tiak pernah ada harga
Sajak: Airmas_sz Lagu: Airmas_sz Video : AbdullahJones
7/15/2006
di palang lagu ini
Ada satu sajak yang sangat menggeramkan saya, kerana sedaya yang ada saya cuba untuk menghasilkan lagu untuk sajak itu. Malangnya tidak berjaya.
Dan pada satu hari , ketika burung-burung berkicauan. .. hahahaha … saya dapat satu irama yang saya kira boleh untuk dikahwinkan dengan sajak itu. Tetapi dengan tidak di sangka-sangka keluar pula satu sajak yang tidak dapat saya tolak untuk di lagukan ..
Lalu saya tinggalkan sajak asal , sebab sajak yang terbaru ini lebih melambai-lambai..
Sajak yang saya maksudkan adalah sajak karya sdr Anbakri boleh jumpa dia di sini
http://www.e-komuniti.com/esasterawan/1.asp?uid=46
ini lagunya versi unplugged telah di videokan oleh AbdullahJones
dan ini lagunya setelah saya modifikasi untuk orang-orang muda yang tidak memperdulikan makna lagu tetapi tahu nak joli jer….selamat berjoli, kalau boleh fahamilah makna lirik setiap lagu yang kamu dengar. Sia-sia orang buat lagu kalau kamu tak ambil sedikit pun pengajaran dari lagu itu.
Di palang ini
Di kamar gelap/ Aku melukis/Di kamar gelap/Gambar isteri/Di kamar gelap/Gambar misteri/Di kamar gelap/Menyendiri/Di samar gelap /Ayah dan ibu/Di samar gelap/Anak di rindu/Di samar gelap/Kesudahanku/Di samar gelap/Tersendiri/ Chorus:Tolonglah bilang/Apa salahku/Apakah bukti kesalahanku/Tolong jelaskan/Apakah dosaku/Apakah erti menghukumku/Hakim yang tiada/Bukti yang di rekaApakah ini keadilan, oh Ilahi/Tuhanku/Kau tunjukkkanlah cahaya/Berikanlah sejalur harap padaku/Yang pasrah di haribaanMU/Di palang ini/Aku tersaksi/Tangisan anak & doa isteri/Di palang ini/Aku di rampas/Sebuah maruah dan harga diri/Di malam ini/Aku menolak /di malam ini /aku mengharap/Setiap ehsan dari kuasa/Yang Maha Besar/Maha Menyaksi
Anbakri 250506
Dan pada satu hari , ketika burung-burung berkicauan. .. hahahaha … saya dapat satu irama yang saya kira boleh untuk dikahwinkan dengan sajak itu. Tetapi dengan tidak di sangka-sangka keluar pula satu sajak yang tidak dapat saya tolak untuk di lagukan ..
Lalu saya tinggalkan sajak asal , sebab sajak yang terbaru ini lebih melambai-lambai..
Sajak yang saya maksudkan adalah sajak karya sdr Anbakri boleh jumpa dia di sini
http://www.e-komuniti.com/esasterawan/1.asp?uid=46
ini lagunya versi unplugged telah di videokan oleh AbdullahJones
dan ini lagunya setelah saya modifikasi untuk orang-orang muda yang tidak memperdulikan makna lagu tetapi tahu nak joli jer….selamat berjoli, kalau boleh fahamilah makna lirik setiap lagu yang kamu dengar. Sia-sia orang buat lagu kalau kamu tak ambil sedikit pun pengajaran dari lagu itu.
Di palang ini
Di kamar gelap/ Aku melukis/Di kamar gelap/Gambar isteri/Di kamar gelap/Gambar misteri/Di kamar gelap/Menyendiri/Di samar gelap /Ayah dan ibu/Di samar gelap/Anak di rindu/Di samar gelap/Kesudahanku/Di samar gelap/Tersendiri/ Chorus:Tolonglah bilang/Apa salahku/Apakah bukti kesalahanku/Tolong jelaskan/Apakah dosaku/Apakah erti menghukumku/Hakim yang tiada/Bukti yang di rekaApakah ini keadilan, oh Ilahi/Tuhanku/Kau tunjukkkanlah cahaya/Berikanlah sejalur harap padaku/Yang pasrah di haribaanMU/Di palang ini/Aku tersaksi/Tangisan anak & doa isteri/Di palang ini/Aku di rampas/Sebuah maruah dan harga diri/Di malam ini/Aku menolak /di malam ini /aku mengharap/Setiap ehsan dari kuasa/Yang Maha Besar/Maha Menyaksi
Anbakri 250506
6/30/2006
Anak kecil dengan pesawatnya ...
Terimalah lagu puisi dari penulis Indonesia - Lintang Sugianto - yang baru menjadi ahli di laman www.esastera.com (tempat yang paling selesa untuk saya berkarya) Beliau saya rasa merupakan penulis yang ada ada juga di Indonesia.
Saya sangat tertarik dengan tema dalam sajak yang di utarakan , pemilihan kata-kata yang sangat berbakat, penulis Indonesia biasanya tidak mengecewakan kalau menulis Sajak, penulis Malaysia juga apa kurangnya, tetapi kalau saya , terus angkat tangan dengan pemilihan bahasa yang mereka gunakan.
Anak kecil dengan pesawatnya ...
Selamat malam tuan…
Diluar, seorang anak kecil yang lupa asal-usulnya ingin berjumpa
Bolehkah ia masuk kedalam ruangan hatimu
Ia tak lagi bertanah air, tuan
Sebab kebun-kebun moral telah menjadi siasat
atas nama bencana-bencana yang bersusul-susulan.
Ia terus menatap langit, tuan
Dan jangan katakan kau sudah membalut lukanya
Sebab pesawat pertama yang terbuat
dari gelang-gelang emas leluhurnya itu,
selalu membuat perutnya semakin membusung mengandung murka
Ia terus merintih dan siap melahirkan ,tuan
Ia hanya ingin mawar putih kesukaan ibunya di serahkan
Karena kebun-kebun norma telah hangus sejak tuan duduk disini.
Sejak berlakunya jam malam bagi kota itu
Sejak senjata-senjata menggertak kota itu
Sejak ia tahu, ia lahir dari hasil pemerkosaan itu
Selamat malam tuan
Diluar, seorang anak kecil yang lupa asal-usulnya ingin berjumpa
Bangunlah…
Nyalakan lampu ruangan hatimu
Sebab rencong telah ditangannya
Karya/Lagu :Lintang Sugianto / Airmas
Saya sangat tertarik dengan tema dalam sajak yang di utarakan , pemilihan kata-kata yang sangat berbakat, penulis Indonesia biasanya tidak mengecewakan kalau menulis Sajak, penulis Malaysia juga apa kurangnya, tetapi kalau saya , terus angkat tangan dengan pemilihan bahasa yang mereka gunakan.
Anak kecil dengan pesawatnya ...
Selamat malam tuan…
Diluar, seorang anak kecil yang lupa asal-usulnya ingin berjumpa
Bolehkah ia masuk kedalam ruangan hatimu
Ia tak lagi bertanah air, tuan
Sebab kebun-kebun moral telah menjadi siasat
atas nama bencana-bencana yang bersusul-susulan.
Ia terus menatap langit, tuan
Dan jangan katakan kau sudah membalut lukanya
Sebab pesawat pertama yang terbuat
dari gelang-gelang emas leluhurnya itu,
selalu membuat perutnya semakin membusung mengandung murka
Ia terus merintih dan siap melahirkan ,tuan
Ia hanya ingin mawar putih kesukaan ibunya di serahkan
Karena kebun-kebun norma telah hangus sejak tuan duduk disini.
Sejak berlakunya jam malam bagi kota itu
Sejak senjata-senjata menggertak kota itu
Sejak ia tahu, ia lahir dari hasil pemerkosaan itu
Selamat malam tuan
Diluar, seorang anak kecil yang lupa asal-usulnya ingin berjumpa
Bangunlah…
Nyalakan lampu ruangan hatimu
Sebab rencong telah ditangannya
Karya/Lagu :Lintang Sugianto / Airmas
6/18/2006
Lagu baru
Setelah berhempas pulas .. saya dengan bangganya mempersembahkan diri saya sendiri dalam lagu baru ciptaan saya sendiri, dengan lirik dari Sajak nukilan Nuralana .. sebuah lagu puisi berentak balada ..GAPURA SALEHUDDIN AL-AYYUBI
Kau Persis gapura pada peradaban silam/Yang tidak jemu membikin swadaya beragam/ Di kala puing-puing minda masih mengatur kamus strategi/Kau pundak bibit-bibit sabil yang hakiki/Kau Tak lokek menyumbang rumpunan idea/Hingga jendela rusuh yang acapkali bercampera/Menjadi satu wilayah yang mantap berpadu/Di setiap batas-batas kantung berwaktu/Kau Sibuk merancing kuda harapan di medan tamtama Bersama atma yang kencang bergelora/Menanti rebahnya ego sang musuh/Di tanganmu, di tangan luhurmu yang hebat merusuh/Kau Pernah melunas janji umat/Bersama kau kuburkan zionisme khianat/Yang sentiasa menceroboh dinding ketakwaan/Hingga Baitul Muqaddis lenyap dari tawanan/ Kau Persis singa dalam perang salib/ Yang tidak jemu memelihara jutaan umat jutaan nasib/ Kau tetap terbilang bak seorang pahlawan/Walau di setiap jejak zaman nan berzaman
Nukilan abadi, Norsuriana Abd Razak ,Alexenderia,Egypt http://nuralana.blogspot.com
saya kira sajak ini sangat relevan sekarang ni , di kala umat islam semakin di tindas , dengan bermacam macam tomahan dari dalam dan luar , kita sebenarnya memerlukan salahuddin yang berjaya menyatukan umat islam ...
Kau Persis gapura pada peradaban silam/Yang tidak jemu membikin swadaya beragam/ Di kala puing-puing minda masih mengatur kamus strategi/Kau pundak bibit-bibit sabil yang hakiki/Kau Tak lokek menyumbang rumpunan idea/Hingga jendela rusuh yang acapkali bercampera/Menjadi satu wilayah yang mantap berpadu/Di setiap batas-batas kantung berwaktu/Kau Sibuk merancing kuda harapan di medan tamtama Bersama atma yang kencang bergelora/Menanti rebahnya ego sang musuh/Di tanganmu, di tangan luhurmu yang hebat merusuh/Kau Pernah melunas janji umat/Bersama kau kuburkan zionisme khianat/Yang sentiasa menceroboh dinding ketakwaan/Hingga Baitul Muqaddis lenyap dari tawanan/ Kau Persis singa dalam perang salib/ Yang tidak jemu memelihara jutaan umat jutaan nasib/ Kau tetap terbilang bak seorang pahlawan/Walau di setiap jejak zaman nan berzaman
Nukilan abadi, Norsuriana Abd Razak ,Alexenderia,Egypt http://nuralana.blogspot.com
saya kira sajak ini sangat relevan sekarang ni , di kala umat islam semakin di tindas , dengan bermacam macam tomahan dari dalam dan luar , kita sebenarnya memerlukan salahuddin yang berjaya menyatukan umat islam ...
6/11/2006
Berjanggut
adoih ... lama betul rupanya tak update...
ok dah make-up site ni ..
ada sikit sikit nak kena fine tune ...
cari masa ...
ini azam tahun baru .
tahun baru? kalendar mana pulak ni?
kalender untuk tahun kewangan yang baru hehehehe ...
tahun kewangan tempat saya kerja bermula Julai ke Jun
boleh la ... asal start balik ..
ok dah make-up site ni ..
ada sikit sikit nak kena fine tune ...
cari masa ...
ini azam tahun baru .
tahun baru? kalendar mana pulak ni?
kalender untuk tahun kewangan yang baru hehehehe ...
tahun kewangan tempat saya kerja bermula Julai ke Jun
boleh la ... asal start balik ..
11/20/2005
DURIAN PAUS
DURIAN PAUS
Ada satu tempat yang saya tak dapat pastikan di mana, tetapi bila sdr AJ beri tahu di kampong dia ada dusun durian yang bila datang musim berbuah ada pak guard menunggu, saya yakin itu lah tempatnya.
Ini kerana saya pernah di beritahu suatu waktu dahulu oleh seorang sahabat yang terpaksa saya lindungi identitinya demi menjaga keselamatannya, katanya ada satu species durian yang sangat sakti di namakan orang Durian Paus. di kebun ini di sediakan pengawal untuk menjaga raja buah yang sangat bernilai.
Menurut sahabat saya , Durian Paus ini agak besar buahnya , maklumlah, kalau tak besar manakan pula nak disinonimkan dengan Paus ikan yang merupakan mamalia yang terbesar tu.
Menurut katanya durian ini kalau datang musim berbuah, orang kampong beli kapas banyak banyak sebab kalau dia luruh bising sekali, macam bunyi meriam, kapas tu buat menutup telinga supaya tidur malam tidak di ganggu.
Itulah antara sebabnya kalaudi takdirkan jadi musim durian datang sekali dengan musim raya. budak-budak kampong tu tak perlu beli mercun lagi , sekadar terhibur dengan dentuman luruhnya durian paus itu. bomba pun relak saja tak ada kes kebakaran.
Menurutnya lagi semasa dia pergi mencari durian luruh di dusun yang di katakan itu mereka di nasihatkan memakai topi keledar , bukan topi keledar yang biasa naik motor tu , tetapi topi besi yang askar jerman pakai , buat menjaga keselamatan mental, manalah tahu tup-tup durian paus tu jatuh kat kepala terus mereng , silap silap mayat pun tak dapat di kenal pasti .
kalau mencari durian paus ni bukan macam biasanya mencari dengan bau sebab durian paus ni tak berapa berbau macam durian biasa, cuma kalau mencari tu kena berjaga-jaga takut terlangar tunggul , sebab kadang kadang tunggul tu la mungkin menjadi tangkai durian paus tu.
Oleh kerana besar dan hebatnya durian tu bila buah tu jatuh meletup macam meriam, jatuh ketanah nampak tangkai sahaja yang lain tu tengelam dalam tanah … durian paus la katakan.
Katanya lagi, dia hanya mampu membawa pulang 3 biji sahaja durian paus tu , sebab dah penuh kereta. Bayangkan dengan 3 biji durian tu sahaja dah penuh bonet kereta kawan saya tu.
Lagi katanya, dia terpaksa berhenti dua kali kerana kereta dia tu meragam , mungkin kerana membawa beban yang lebih, hinggakan pada kali ketiga dia terpaksa menukar absorber kereta. "spring sudah tak berfungsi" katanya.
Sampai sahaja kawan saya tu ke kampongnya, sebagai seorang yang pemurah dia pun menyedekahkan 2 biji durian tu ke surau
Maka heboh la orang surau tu makan Durian Paus dua biji sahaja cukup untuk mengenyangkan satu surau , maghrib makan durian lepas isha makan durian boleh bawak balik lagi durian tu bagi anak-anak.
Kawan saya dengan durian yang sebiji tu di simpannya dalam pati ais, letak sebiji tak muat terpaksa di belah dan di simpan ulasnya sahaja, selama tiga minggu mereka makan durian tu tak habis-habis hinggalah kawan saya tu terpaksa membuat keputusan yang drastik untuk mentempoyakkan durian tu ,
Dah buat tempoyak pun masih ada berbaki lagi durian tu, kalau nak tempoyak boleh la order kat dia katanya.
Bila saya cerita kat sdr aj dia gelak sakan , mau tak gelak , Durian Paus , terus dia tak mengaku yang benda tu bukan kat kampong dia , mungkin kerana dia tak pernah beli kapas masa budak budak dulu.
Ada satu tempat yang saya tak dapat pastikan di mana, tetapi bila sdr AJ beri tahu di kampong dia ada dusun durian yang bila datang musim berbuah ada pak guard menunggu, saya yakin itu lah tempatnya.
Ini kerana saya pernah di beritahu suatu waktu dahulu oleh seorang sahabat yang terpaksa saya lindungi identitinya demi menjaga keselamatannya, katanya ada satu species durian yang sangat sakti di namakan orang Durian Paus. di kebun ini di sediakan pengawal untuk menjaga raja buah yang sangat bernilai.
Menurut sahabat saya , Durian Paus ini agak besar buahnya , maklumlah, kalau tak besar manakan pula nak disinonimkan dengan Paus ikan yang merupakan mamalia yang terbesar tu.
Menurut katanya durian ini kalau datang musim berbuah, orang kampong beli kapas banyak banyak sebab kalau dia luruh bising sekali, macam bunyi meriam, kapas tu buat menutup telinga supaya tidur malam tidak di ganggu.
Itulah antara sebabnya kalaudi takdirkan jadi musim durian datang sekali dengan musim raya. budak-budak kampong tu tak perlu beli mercun lagi , sekadar terhibur dengan dentuman luruhnya durian paus itu. bomba pun relak saja tak ada kes kebakaran.
Menurutnya lagi semasa dia pergi mencari durian luruh di dusun yang di katakan itu mereka di nasihatkan memakai topi keledar , bukan topi keledar yang biasa naik motor tu , tetapi topi besi yang askar jerman pakai , buat menjaga keselamatan mental, manalah tahu tup-tup durian paus tu jatuh kat kepala terus mereng , silap silap mayat pun tak dapat di kenal pasti .
kalau mencari durian paus ni bukan macam biasanya mencari dengan bau sebab durian paus ni tak berapa berbau macam durian biasa, cuma kalau mencari tu kena berjaga-jaga takut terlangar tunggul , sebab kadang kadang tunggul tu la mungkin menjadi tangkai durian paus tu.
Oleh kerana besar dan hebatnya durian tu bila buah tu jatuh meletup macam meriam, jatuh ketanah nampak tangkai sahaja yang lain tu tengelam dalam tanah … durian paus la katakan.
Katanya lagi, dia hanya mampu membawa pulang 3 biji sahaja durian paus tu , sebab dah penuh kereta. Bayangkan dengan 3 biji durian tu sahaja dah penuh bonet kereta kawan saya tu.
Lagi katanya, dia terpaksa berhenti dua kali kerana kereta dia tu meragam , mungkin kerana membawa beban yang lebih, hinggakan pada kali ketiga dia terpaksa menukar absorber kereta. "spring sudah tak berfungsi" katanya.
Sampai sahaja kawan saya tu ke kampongnya, sebagai seorang yang pemurah dia pun menyedekahkan 2 biji durian tu ke surau
Maka heboh la orang surau tu makan Durian Paus dua biji sahaja cukup untuk mengenyangkan satu surau , maghrib makan durian lepas isha makan durian boleh bawak balik lagi durian tu bagi anak-anak.
Kawan saya dengan durian yang sebiji tu di simpannya dalam pati ais, letak sebiji tak muat terpaksa di belah dan di simpan ulasnya sahaja, selama tiga minggu mereka makan durian tu tak habis-habis hinggalah kawan saya tu terpaksa membuat keputusan yang drastik untuk mentempoyakkan durian tu ,
Dah buat tempoyak pun masih ada berbaki lagi durian tu, kalau nak tempoyak boleh la order kat dia katanya.
Bila saya cerita kat sdr aj dia gelak sakan , mau tak gelak , Durian Paus , terus dia tak mengaku yang benda tu bukan kat kampong dia , mungkin kerana dia tak pernah beli kapas masa budak budak dulu.
10/23/2005
inka
Semalam hari sabtu, 22 hb Oktober 2005, hari ini Ahad, apa beza dua hari ini? …banyak, tetapi biar kita focus pada persamaan yang ada pada kedua hari tersebut , pada sabtu minggu ketiga dan ahad merupakan hari cuti pada saya (yehoo…).
Untuk minggu ini saya mendapat satu lagi cuti umum yang di gazet di negeri perak , cuti nuzul quran, oleh kerana saya ni amat suka bermalas-malas maka saat-saat bergini memang saya tunggu-tunggu, lalu tambahan pula saya ada cuti tahun yang saya sudah pohon tertapi terbatal kerana saya pergi ke Kota Kinabalu. Di tambah pula dengan cuti ganti hari ahad di KK yang saya bawa kehadapan , wah … banyak cuti ni.
Kalau nak di ikutkan dari Khamis sampai ke hari selasa saya akan bercuti selama 6 hari secara total. hari khamis tu ganti ahad lalu ...:) ..Dalam hati saya menjerit “yehoo yea yea” inka1 sesangat …
Kalau kaum ibu dinegeri Perak ini tahu saya ni sedang inka tentu sekali mereka akan menasihatkan saya agar jangan terlalu inka, sebab kita di galakkan untuk bersederhana walau suka macam mana pun kita kena suka secara sederhana… jangan inka.
Tetapi saya apa peduli ini saya punya gembira … saya nak inka ka apa ka nak jadi ungka ka itu saya punya pasal … orang lain tak perlu tahu heheh sekurang-kurangnya itu yang mengalir di perasaan saya.
Rupanya apa yang orang tua duk kata tu ada benarnya. Tiada yang benar melainkan benar belaka, mungkinkah kalau kita tidak inka maka perkara yang tak baik akan pakai gear gostan dan akhirnya perkara malang itu tak akan berlaku? (Ponder)
Pada hari sabtu pagi pagi boss saya telepon, waktu tu saya sedang bersiram (la la di, la la du). Menjawab telepon, saya di beritahu server kat pejabat saya pula kaput, saya jadi agak panik, baru minggu lepas server kat sabah kaput, sekarang ini server dalam jagaan saya pun kaput. Terpaksalah saya membatalkan cuti saya .
Yang lebih menyeramkan sebab server tak ada backup, sebab tape drive untuk buat backup tu telah terlebih dahulu kaput, selama hari ini saya hanya buat backup di dalam harddisk itu sendiri, maknanya kalau system tu kaput saya boleh buat recovery sebab harddisk masih boleh di baca.. tetapi kalau harddisk pula kaput , mungkin saya pun kaput.
Hari sabtu yang malang itu rupanya memang memberi kami orang IT sakit jantung, sebab dari pemeriksaan saya Harddisk tu memang kaput kalau pakat tengok pun tak guna, saya pun cuba mencari apa-apa solusi untuk menyelamatkan data-data yang tersimpan di dalam harddisk tu , sekaligus menyelamat kan keujudan kami kat tempat itu,
Keputusannya memang dah tak boleh di selamatkan lagi dah cuba macam macam ,ilmu dari segala gunung punya bertapa pun saya dah keluarkan , namun aura saya masih tak berapa power , yang saya boleh cakap … “aisehman we are doom”… backup yang ada lama tangan bertarikh akhir August. Arghhh … satu bulan punya data tak ada , mesti kena cincang lumat, nasib baik saya tau tempat yang boleh me’recover’ data. Saya pun telepon dan beri tahu masaalah saya kat teknisen tu,
Hardisk itu ada I/O error tetapi BIOS masih boleh baca cuma tak boleh masuk ke data harddisk. Saya minta-minta boleh di selamatkan data tu , mereka sanggup untuk periksa tetapi tak jamin boleh recover , saya ok saja , sekurang-kurangya ada kebarangkalian untuk mendapatkan data tu .
Biasanya kalau orang buat recovery harddisk, data yang di perolehi memang tidak di jamin 100% apa nak buat kalau dah nazak banyak mana yang boleh di recover pun saya terima.
Petang sabtu itu melangsaikan cuti saya
Ahad pukul 9 something-something saya dapat SMS dari boss yang memberi tahu khabar gembira data dah di recover sepenuhnya. Sejurus selepas itu teknisen tu pulak telepon memberitahu saya yang harddisk tu dah pulih, Cuma di nasihatkan saya tukar harddisk baru , pindah data dari harddisk lama … sebab kebarangkalian harddisk lama itu untuk masuk ICU sekali lagi amatlah tinggi. …alhamdullilah…
Nota :-
1 - (expresi kegembiraan yang amat sangat hingga ketahap gaban di Perak di namakan “inka”)
Untuk minggu ini saya mendapat satu lagi cuti umum yang di gazet di negeri perak , cuti nuzul quran, oleh kerana saya ni amat suka bermalas-malas maka saat-saat bergini memang saya tunggu-tunggu, lalu tambahan pula saya ada cuti tahun yang saya sudah pohon tertapi terbatal kerana saya pergi ke Kota Kinabalu. Di tambah pula dengan cuti ganti hari ahad di KK yang saya bawa kehadapan , wah … banyak cuti ni.
Kalau nak di ikutkan dari Khamis sampai ke hari selasa saya akan bercuti selama 6 hari secara total. hari khamis tu ganti ahad lalu ...:) ..Dalam hati saya menjerit “yehoo yea yea” inka1 sesangat …
Kalau kaum ibu dinegeri Perak ini tahu saya ni sedang inka tentu sekali mereka akan menasihatkan saya agar jangan terlalu inka, sebab kita di galakkan untuk bersederhana walau suka macam mana pun kita kena suka secara sederhana… jangan inka.
Tetapi saya apa peduli ini saya punya gembira … saya nak inka ka apa ka nak jadi ungka ka itu saya punya pasal … orang lain tak perlu tahu heheh sekurang-kurangnya itu yang mengalir di perasaan saya.
Rupanya apa yang orang tua duk kata tu ada benarnya. Tiada yang benar melainkan benar belaka, mungkinkah kalau kita tidak inka maka perkara yang tak baik akan pakai gear gostan dan akhirnya perkara malang itu tak akan berlaku? (Ponder)
Pada hari sabtu pagi pagi boss saya telepon, waktu tu saya sedang bersiram (la la di, la la du). Menjawab telepon, saya di beritahu server kat pejabat saya pula kaput, saya jadi agak panik, baru minggu lepas server kat sabah kaput, sekarang ini server dalam jagaan saya pun kaput. Terpaksalah saya membatalkan cuti saya .
Yang lebih menyeramkan sebab server tak ada backup, sebab tape drive untuk buat backup tu telah terlebih dahulu kaput, selama hari ini saya hanya buat backup di dalam harddisk itu sendiri, maknanya kalau system tu kaput saya boleh buat recovery sebab harddisk masih boleh di baca.. tetapi kalau harddisk pula kaput , mungkin saya pun kaput.
Hari sabtu yang malang itu rupanya memang memberi kami orang IT sakit jantung, sebab dari pemeriksaan saya Harddisk tu memang kaput kalau pakat tengok pun tak guna, saya pun cuba mencari apa-apa solusi untuk menyelamatkan data-data yang tersimpan di dalam harddisk tu , sekaligus menyelamat kan keujudan kami kat tempat itu,
Keputusannya memang dah tak boleh di selamatkan lagi dah cuba macam macam ,ilmu dari segala gunung punya bertapa pun saya dah keluarkan , namun aura saya masih tak berapa power , yang saya boleh cakap … “aisehman we are doom”… backup yang ada lama tangan bertarikh akhir August. Arghhh … satu bulan punya data tak ada , mesti kena cincang lumat, nasib baik saya tau tempat yang boleh me’recover’ data. Saya pun telepon dan beri tahu masaalah saya kat teknisen tu,
Hardisk itu ada I/O error tetapi BIOS masih boleh baca cuma tak boleh masuk ke data harddisk. Saya minta-minta boleh di selamatkan data tu , mereka sanggup untuk periksa tetapi tak jamin boleh recover , saya ok saja , sekurang-kurangya ada kebarangkalian untuk mendapatkan data tu .
Biasanya kalau orang buat recovery harddisk, data yang di perolehi memang tidak di jamin 100% apa nak buat kalau dah nazak banyak mana yang boleh di recover pun saya terima.
Petang sabtu itu melangsaikan cuti saya
Ahad pukul 9 something-something saya dapat SMS dari boss yang memberi tahu khabar gembira data dah di recover sepenuhnya. Sejurus selepas itu teknisen tu pulak telepon memberitahu saya yang harddisk tu dah pulih, Cuma di nasihatkan saya tukar harddisk baru , pindah data dari harddisk lama … sebab kebarangkalian harddisk lama itu untuk masuk ICU sekali lagi amatlah tinggi. …alhamdullilah…
Nota :-
1 - (expresi kegembiraan yang amat sangat hingga ketahap gaban di Perak di namakan “inka”)
10/15/2005
ke kota kinabalu
Saya baru pulang dari bertugas di Kota Kinabalu, pada kadar yang asalnya , saya di minta dengan bertalu-talu untuk meminjamkan khidmat saya di Kota Kinabalu, tetapi taya tak berapa berkenan nak kesana, bukan saya tak suka melancong, makan angin tetapi saya di minta kesana untuk berkerja jadi nanti semuanya kerja tiada “pleasure”
Tambahan pula saya ni adalah seorang pemuda yang pemalu (hehehe) saya tak biasa dengan orang yang saya tak biasa. Walaupun selama ini (lebih kurang 5-6 tahun) saya memberi khidmat saya secara online melalui internet dan telepon, tetapi saya tidak pernah bersemuka dengan mereka.
Boss saya yang tak mahu terlalu memaksa saya akhirnya pergi ke Kota Kinabalu mengantikan saya. Malangnya kepergiannya tak ada keberuntungan pada hari pertama dia meng”debug” system di sana, system tu merajuk, tak maunya hidup, dia pun panik, hinggakan terpaksa dia menganggu saya yang tengah seronok tengok berita mahadir dengan rafidah di kaca TV.
Setelah berulang kali saya di pujuk makan,saya rasa kos telepon dia pun dah boleh beli tiket kapal terbang, saya pun termakan pujukan dan terpaksa juga saya ke Kota kinabalu dengan berat hati ini.
Tak tau lah saya samaada programmer di tempat lain berkerja macam saya , dari ipoh saya naik MAS pukul 2.05 sampai di KLIA menunggu MAS lagi satu pukul 4.25, tup tup pukul 4.20 tak nampak bayang pun. Saya dok risau melilau kesana kemari namun gate A7 macam tak ada orang, bila saya tanya pada kaunter baru saya tau yang flight tu delayed, saya teringat cerita yang tom hank berlakun terkantoi kat terminal.
Sampai di kota kinabalu pukul 9.00 call boss, dia bawak saya makan KFC, wlau saya baru lepas berbuka puasa makan ayam grill dalam kapal terbang , itu tidak menghalang saya untuk makan lagi sebab ayam yang MAS bagi tu adalah besar sedikit dari dua jari saya ni.
Saya ingatkan lepas makan bolehlah terus check-in ke Hotel dan terus tidur sebab saya letih tahap super , tetapi bos tanya samaada saya nak tengok server yang ada masaalah tu , alamak apa nak buat lepas check-in terus pergi ke pejabat tu. Tap tap tap sampai pukul 2 pagi. Balik dari pejabat tu saya minta kadam yang di amanahkan oleh pejabat tu belikan nasi goring seafood, sebenarnya dia tanya saya nak letak ayan ke nak letak seafood, oleh kerana saya berkali-kali melahap ayam saya pun minta lah seafood. Rupa-rupanya yang di namakan seafood tu hanya semata mata udang kapas …. Cheh.
Dari saya pijak kaki ke Kota Kinabalu hinggalah sampai saya nak balik , langsung tak ada peluang saya nak ke mana-mana. Aduh ,… hanya di hari terakhir baru saya dapat pusing ke Kota Kinabalu. Saya tanya kat pembantu saya tu mana gunung kinabalu… tetapi dia pun tak tahu sebab katanya susah nak nampak di lindung awan ..
Saya sempat beli ikan masin yang di pesan oleh kawan di pejabat. Sambil tu belilah sedikit cenderamata unatuk mengkhabarkan yang saya ada memijak kaki ke Sabah.
Semasa nak balik saya di beri tahu yang flight terakhir ke KLIA pukul 8.10 pm saya pun tak lah tergesa-gesa seba ada banyak masa (tamat kerja jam 5.00) untuk ronda-ronda …saya beli satu air tin untuk berbuka puasa, takut tak sempat hehehe ..buka puasa di sini awal satu jam. Saya berbuka puasa di restoran sembeling, air tin yang saya beli tadi lansung tak jejas
Setiba saya ke airport pukul 7.20 saya di beritahu sudah tak ada flight ke KLIA sebab katanya last flight pukul 7.50 ....dah tak sempat. Saya pun merayu la kat pegawai tu, nasib baik pegawai tu benarkan asalkan saya sanggup bawa beg dan ikan masin saya … apa nak buat dalam keadaan macam tu apa pun saya sanggup , masa kelam kabut itu saya terus ke laluan masuk tertinggal air tin yang saya bawa , nasib baik guide saya nampak dan di berinya berlari pada saya, saya tengok dalam bunkus tu tak ada air tin, tetapi dah bertukar menjadi mutiara ada lebih sepuluh kotak dalamnya. tentu dah bertukar dengan mamat yang senasib dengan saya, Sebagai seorang yang beriman saya tak nak terima saya katakana pada guide tu ambil lah ini buka saya punya. Si guide tu pun tak nak ambil lalu di berinya kepada pegawai kastam dengan harapan tuan punya mutiara tu dating menuntut. Namun saya teramat yakin yang isteri pegawai kastam tu akan berhias mutiara raya ini…nak lebih malang lagi mamat yang beli mutiara tu akan menghadiahkan air tin kepada isterinya,
Tambahan pula saya ni adalah seorang pemuda yang pemalu (hehehe) saya tak biasa dengan orang yang saya tak biasa. Walaupun selama ini (lebih kurang 5-6 tahun) saya memberi khidmat saya secara online melalui internet dan telepon, tetapi saya tidak pernah bersemuka dengan mereka.
Boss saya yang tak mahu terlalu memaksa saya akhirnya pergi ke Kota Kinabalu mengantikan saya. Malangnya kepergiannya tak ada keberuntungan pada hari pertama dia meng”debug” system di sana, system tu merajuk, tak maunya hidup, dia pun panik, hinggakan terpaksa dia menganggu saya yang tengah seronok tengok berita mahadir dengan rafidah di kaca TV.
Setelah berulang kali saya di pujuk makan,saya rasa kos telepon dia pun dah boleh beli tiket kapal terbang, saya pun termakan pujukan dan terpaksa juga saya ke Kota kinabalu dengan berat hati ini.
Tak tau lah saya samaada programmer di tempat lain berkerja macam saya , dari ipoh saya naik MAS pukul 2.05 sampai di KLIA menunggu MAS lagi satu pukul 4.25, tup tup pukul 4.20 tak nampak bayang pun. Saya dok risau melilau kesana kemari namun gate A7 macam tak ada orang, bila saya tanya pada kaunter baru saya tau yang flight tu delayed, saya teringat cerita yang tom hank berlakun terkantoi kat terminal.
Sampai di kota kinabalu pukul 9.00 call boss, dia bawak saya makan KFC, wlau saya baru lepas berbuka puasa makan ayam grill dalam kapal terbang , itu tidak menghalang saya untuk makan lagi sebab ayam yang MAS bagi tu adalah besar sedikit dari dua jari saya ni.
Saya ingatkan lepas makan bolehlah terus check-in ke Hotel dan terus tidur sebab saya letih tahap super , tetapi bos tanya samaada saya nak tengok server yang ada masaalah tu , alamak apa nak buat lepas check-in terus pergi ke pejabat tu. Tap tap tap sampai pukul 2 pagi. Balik dari pejabat tu saya minta kadam yang di amanahkan oleh pejabat tu belikan nasi goring seafood, sebenarnya dia tanya saya nak letak ayan ke nak letak seafood, oleh kerana saya berkali-kali melahap ayam saya pun minta lah seafood. Rupa-rupanya yang di namakan seafood tu hanya semata mata udang kapas …. Cheh.
Dari saya pijak kaki ke Kota Kinabalu hinggalah sampai saya nak balik , langsung tak ada peluang saya nak ke mana-mana. Aduh ,… hanya di hari terakhir baru saya dapat pusing ke Kota Kinabalu. Saya tanya kat pembantu saya tu mana gunung kinabalu… tetapi dia pun tak tahu sebab katanya susah nak nampak di lindung awan ..
Saya sempat beli ikan masin yang di pesan oleh kawan di pejabat. Sambil tu belilah sedikit cenderamata unatuk mengkhabarkan yang saya ada memijak kaki ke Sabah.
Semasa nak balik saya di beri tahu yang flight terakhir ke KLIA pukul 8.10 pm saya pun tak lah tergesa-gesa seba ada banyak masa (tamat kerja jam 5.00) untuk ronda-ronda …saya beli satu air tin untuk berbuka puasa, takut tak sempat hehehe ..buka puasa di sini awal satu jam. Saya berbuka puasa di restoran sembeling, air tin yang saya beli tadi lansung tak jejas
Setiba saya ke airport pukul 7.20 saya di beritahu sudah tak ada flight ke KLIA sebab katanya last flight pukul 7.50 ....dah tak sempat. Saya pun merayu la kat pegawai tu, nasib baik pegawai tu benarkan asalkan saya sanggup bawa beg dan ikan masin saya … apa nak buat dalam keadaan macam tu apa pun saya sanggup , masa kelam kabut itu saya terus ke laluan masuk tertinggal air tin yang saya bawa , nasib baik guide saya nampak dan di berinya berlari pada saya, saya tengok dalam bunkus tu tak ada air tin, tetapi dah bertukar menjadi mutiara ada lebih sepuluh kotak dalamnya. tentu dah bertukar dengan mamat yang senasib dengan saya, Sebagai seorang yang beriman saya tak nak terima saya katakana pada guide tu ambil lah ini buka saya punya. Si guide tu pun tak nak ambil lalu di berinya kepada pegawai kastam dengan harapan tuan punya mutiara tu dating menuntut. Namun saya teramat yakin yang isteri pegawai kastam tu akan berhias mutiara raya ini…nak lebih malang lagi mamat yang beli mutiara tu akan menghadiahkan air tin kepada isterinya,
8/26/2005
Masbuk
Masbuk
Mataku merah
Bukan aku marah
Bukan cedera parah
Bukan juga kerana dadah
Cuma mata ku masuk habuk
Sebab tadi anak aku mabuk
Sebab aku selalu sibuk
Airmas_sz
190805
ps: Masbuk = kalau kita tak ambil peduli hal ehwal sekeliling mak saya selalu kata "tak masuk masbuk orang" maknanya kita sering tak ikut orang, ...makna lain masbuk = apabila seorang makmum datang lambat untuk solat jemaah, makmum terus ikut imam, selesai solat imam, makmum akan teruskan solat memenuhkan rakaat yang tertinggal mungkin berkaitan ...
...
...
Entahlah apa nak jadi dengan dunia hari ini, anak-anak yang di harapkan untuk menjadi orang yang berguna, akhirnya terjebak ke kancah yang hina. kepada siapa yang hendak di salahkan? ibubapa yang bersusah payah memerah keringat, mengadai kegembiraan mereka hanya untuk mencari kesenangan yang dengan sewenangnya di salahgunakan oleh anak-anak. namun kebanyakan ibubapa pula amat jarang kita dengan mereka ini menyalahkan orang lain dalam hal mendidik anak mereka, sering kali mereka menyalahkan diri mereka yang tidak dapat menumpukan sepenuh perhatian kerana sebab mencari makan.
kisahnya sahabat saya yang agak rapat dengan saya, punya anak yang semakin dewasa, dan akhir-akhir ini pergerakannya agak liar, berkawan dengan budak-budak nakal dan sering tidak pulang pada waktu yang ditetapkan, malah pernah juga anaknya tidak pulang ke rumah, dengan alasan tidur di rumah kawan.
sahabat saya ini mengakui kesibukan dia mencari nafkah mungkin penyebab anaknya itu terabai, isterinya yang bekerja sebagai jururawat dan dia sendir bekerja di kilang, terpaksa pula mengambil kerja lebih masa, untuk memenuhi keperluan dalam kehidupan mereka sehari-hari,namun anak itu tergelincir juga, kalau nak di katakan sebab tak ada duit , tidak , duit sentiasa ada makan minum tak pernah kurang, apa lagi agaknya yang tidak memuaskan hati anak itu.
semoga anak itu tidak terlalu mengikut hati mudanya dan membiarkan masa depannya suram, cukuplah mengibar angin yang menyebarkan habuk ke mata ayah.
Mataku merah
Bukan aku marah
Bukan cedera parah
Bukan juga kerana dadah
Cuma mata ku masuk habuk
Sebab tadi anak aku mabuk
Sebab aku selalu sibuk
Airmas_sz
190805
ps: Masbuk = kalau kita tak ambil peduli hal ehwal sekeliling mak saya selalu kata "tak masuk masbuk orang" maknanya kita sering tak ikut orang, ...makna lain masbuk = apabila seorang makmum datang lambat untuk solat jemaah, makmum terus ikut imam, selesai solat imam, makmum akan teruskan solat memenuhkan rakaat yang tertinggal mungkin berkaitan ...
...
...
Entahlah apa nak jadi dengan dunia hari ini, anak-anak yang di harapkan untuk menjadi orang yang berguna, akhirnya terjebak ke kancah yang hina. kepada siapa yang hendak di salahkan? ibubapa yang bersusah payah memerah keringat, mengadai kegembiraan mereka hanya untuk mencari kesenangan yang dengan sewenangnya di salahgunakan oleh anak-anak. namun kebanyakan ibubapa pula amat jarang kita dengan mereka ini menyalahkan orang lain dalam hal mendidik anak mereka, sering kali mereka menyalahkan diri mereka yang tidak dapat menumpukan sepenuh perhatian kerana sebab mencari makan.
kisahnya sahabat saya yang agak rapat dengan saya, punya anak yang semakin dewasa, dan akhir-akhir ini pergerakannya agak liar, berkawan dengan budak-budak nakal dan sering tidak pulang pada waktu yang ditetapkan, malah pernah juga anaknya tidak pulang ke rumah, dengan alasan tidur di rumah kawan.
sahabat saya ini mengakui kesibukan dia mencari nafkah mungkin penyebab anaknya itu terabai, isterinya yang bekerja sebagai jururawat dan dia sendir bekerja di kilang, terpaksa pula mengambil kerja lebih masa, untuk memenuhi keperluan dalam kehidupan mereka sehari-hari,namun anak itu tergelincir juga, kalau nak di katakan sebab tak ada duit , tidak , duit sentiasa ada makan minum tak pernah kurang, apa lagi agaknya yang tidak memuaskan hati anak itu.
semoga anak itu tidak terlalu mengikut hati mudanya dan membiarkan masa depannya suram, cukuplah mengibar angin yang menyebarkan habuk ke mata ayah.
7/11/2005
Seorang fakir di Pakistan
Hari ini saya terbaca kisah di Pakistan, satu kisah sedih dan sungguh menyayat hati. Tiada siapa yang mahukan kemiskinan menjadi pakaian hidupnya. Kalau ada yang mahu sendirinya bergelumang dengan kemiskinan sudah pasti ada screw yang loose kat mana-mana, bak kata orang kampong saya “wayar” orangnya.
Dalam berita tersebut ada satu rencana yang menceritakan kepayahan satu keluarga untuk hidup, hingga memaksa mereka menjadi penghibur jalanan, si ayahnya meletakan kaca di lantai kemudian anak di baringkan di atas kaca tersebut, bagaikan tidak cukup lagi derita anak itu, si ayahnya memijak pula anaknya itu, bayangkan anak itu baru berumur 7 tahun ayahnya pula 70 kg beratnya.
Anak itu menanggung berat ayahnya dengan wajah yang jelas derita. Terpamir sengsara itu di celah-celah ketawa manusia yang merasa terhibur dengan persembahan sebegitu, khabarnya lagi untuk pertunjukan sebegitu mereka mendapat sekitar RM50 sehari, satu pendapatan yang lumayan untuk fakir miskin. Sedangkan mereka yang menontun dan menghulur wang itu pun belum tentu mendapat ganjaran yang sebegitu tinggi.
Bila saya mengajukan perkara ini pada kawan saya yang kebetulan sukar nak dapat anak (sekarang ni dia ambil anak angkat) dia dengan marah berharap agar si ayah itu di tembak sahaja, maklumlan kat sana banyak kes macam tu , kalau adik sendiri kawin lari esok si abang akan datang membawa kepala. Bangga sangat buat perkara macam tu.
Pada saya kemiskinan itu memang membawa musibah yang lebih besar dari itu, bukan saya di memperdagangkan penderitaannya, malah kalau mungkin nanti mereka akan memperdagangkan maruah dan keimanan sementelah pula ada orang besar yang menghalakan apa saja kalau kita dalam darurat.
Oh lagi satu, anak itu perempuan ….di potong rambutnya untuk kelihatan lelaki perempuan haram di pertontonkan.
Dalam berita tersebut ada satu rencana yang menceritakan kepayahan satu keluarga untuk hidup, hingga memaksa mereka menjadi penghibur jalanan, si ayahnya meletakan kaca di lantai kemudian anak di baringkan di atas kaca tersebut, bagaikan tidak cukup lagi derita anak itu, si ayahnya memijak pula anaknya itu, bayangkan anak itu baru berumur 7 tahun ayahnya pula 70 kg beratnya.
Anak itu menanggung berat ayahnya dengan wajah yang jelas derita. Terpamir sengsara itu di celah-celah ketawa manusia yang merasa terhibur dengan persembahan sebegitu, khabarnya lagi untuk pertunjukan sebegitu mereka mendapat sekitar RM50 sehari, satu pendapatan yang lumayan untuk fakir miskin. Sedangkan mereka yang menontun dan menghulur wang itu pun belum tentu mendapat ganjaran yang sebegitu tinggi.
Bila saya mengajukan perkara ini pada kawan saya yang kebetulan sukar nak dapat anak (sekarang ni dia ambil anak angkat) dia dengan marah berharap agar si ayah itu di tembak sahaja, maklumlan kat sana banyak kes macam tu , kalau adik sendiri kawin lari esok si abang akan datang membawa kepala. Bangga sangat buat perkara macam tu.
Pada saya kemiskinan itu memang membawa musibah yang lebih besar dari itu, bukan saya di memperdagangkan penderitaannya, malah kalau mungkin nanti mereka akan memperdagangkan maruah dan keimanan sementelah pula ada orang besar yang menghalakan apa saja kalau kita dalam darurat.
Oh lagi satu, anak itu perempuan ….di potong rambutnya untuk kelihatan lelaki perempuan haram di pertontonkan.
4/04/2005
apa yang saya fikirkan
Allah maha mengetahui pada perkara di langit dan segala isi bumi dan laut, kita ini hanyalah hamba yang di penuhi limpah kurnia, maka dengan kurniaan itu kita bernafas dan melata di bumi Allah ini, pengetahuan adalah perkara penting dalam kemanusiaan tanpa pengetahuan manusia itu tidak lebih dari haiwan, lantas yang membezakan kita dengan haiwan adalah akal fikiran.
Ilmu sebenarnya kita boleh dapat dimana-mana, malah pada kanak-kanak pun ada ilmu yang kita boleh belajar, namun cara mana kita melajar subjektif, tidak semua pelajaran itu datang dengan buku dan pensil, ada juga yang datang dari mata telinga , tengok TV pun boleh belajar. Ilmu itu khabarnya seluat lautan dan apa yang ada pada diri kita ini hanyalah setitis dari keluasan itu. Tetapi sudah dasar manusia itu tak tahu untung kerana tahu yang setitis itu pun belagak seolah dunia ini dia yang punya.
Ada antara kita yang memang punya kelebihan untuk belajar, lebih bagus lagi ada pula manusia yang tahu tanpa belajar dan malanglah pada manusia yang belajar tapi tak tahu-tahu, bergitu juga dengan manusia yang tak tahu menahu tetapi mengaku tahu ataupun pura-pura tahu. Akhirnya apabila tembelang pecah baru kita tahu dia tak tahu. Namun kadang-kadang ada juga orang yang tidak tahu tetapi menjadi tahu sebelum tembelang pecah, sebab tak banyak orang yang suka pecahkan tembelang orang dan sebelum tembelang pecah dia yang tak tahu apa-apa tu belajar hingga menjadi orang yang tahu.
Manusia ini pelik, kerana kebanyakannya melihat sesuatu penuh dengan prasangka, seolah dunia ini tiada apa yang lebih baik di fikirkan melainkan buruk sangka antara satu sama lain. Biasanya buruk sangka yang bukan-bukan itu datang dari pengetahuan yang bukan-bukan, ya tidak dinafika kadang-kadang memang ada kalangan manusia yang busuk hatinya menabur fitnah hinggakan orang yang di fitnah tergelincir dari iman, natijahnya pula selalu merimaskan, bila akal fikiran sudah kurang oksigen, macam macam boleh berlaku. Namun ada juga di kalangan manusia itu yang hidup dengan prasanka, hinggakan kucing lalu pun di sangka tikus.
Mungkin ada yang tetanya-tanya apa cuba saya nyatakan di sini, dah hampir habis tak ada apa isi pun ..senyum… saya hanya menulis apa yang saya fikirkan
.
Ilmu sebenarnya kita boleh dapat dimana-mana, malah pada kanak-kanak pun ada ilmu yang kita boleh belajar, namun cara mana kita melajar subjektif, tidak semua pelajaran itu datang dengan buku dan pensil, ada juga yang datang dari mata telinga , tengok TV pun boleh belajar. Ilmu itu khabarnya seluat lautan dan apa yang ada pada diri kita ini hanyalah setitis dari keluasan itu. Tetapi sudah dasar manusia itu tak tahu untung kerana tahu yang setitis itu pun belagak seolah dunia ini dia yang punya.
Ada antara kita yang memang punya kelebihan untuk belajar, lebih bagus lagi ada pula manusia yang tahu tanpa belajar dan malanglah pada manusia yang belajar tapi tak tahu-tahu, bergitu juga dengan manusia yang tak tahu menahu tetapi mengaku tahu ataupun pura-pura tahu. Akhirnya apabila tembelang pecah baru kita tahu dia tak tahu. Namun kadang-kadang ada juga orang yang tidak tahu tetapi menjadi tahu sebelum tembelang pecah, sebab tak banyak orang yang suka pecahkan tembelang orang dan sebelum tembelang pecah dia yang tak tahu apa-apa tu belajar hingga menjadi orang yang tahu.
Manusia ini pelik, kerana kebanyakannya melihat sesuatu penuh dengan prasangka, seolah dunia ini tiada apa yang lebih baik di fikirkan melainkan buruk sangka antara satu sama lain. Biasanya buruk sangka yang bukan-bukan itu datang dari pengetahuan yang bukan-bukan, ya tidak dinafika kadang-kadang memang ada kalangan manusia yang busuk hatinya menabur fitnah hinggakan orang yang di fitnah tergelincir dari iman, natijahnya pula selalu merimaskan, bila akal fikiran sudah kurang oksigen, macam macam boleh berlaku. Namun ada juga di kalangan manusia itu yang hidup dengan prasanka, hinggakan kucing lalu pun di sangka tikus.
Mungkin ada yang tetanya-tanya apa cuba saya nyatakan di sini, dah hampir habis tak ada apa isi pun ..senyum… saya hanya menulis apa yang saya fikirkan
.
3/15/2005
Tragedi Man Karim
Baru-baru ini kita di kejutkan dengan kisah-kisah kematian yang datang hanya dengan sebab yang remeh temeh , entahlah apa yang nak jadi dengan dunia ini. Dulu dulu tak pernah jadi orang mati hanya kerna terlanggar bahu , sekarang nie jangan main , di bawaknya geng nak pukul kita.
Dulu kalau gengster tu kira samseng lah. Hidup pun atas hasil samseng , tetapi sekarang ni nampak dah lain . orang sekarang nie pagi kerja kilang malam main motor bukan angota samseng pun, hanya suka gaduh gaduh , mungkin kerana kalau dapat pukul orang mereka rasa macam dapat pingat datuk , boleh kembang lobang hidung.
Saya baru semalam tahu (isnin 14/03/05) yang Man Karim meninggal di pukul oleh samseng jalanan, walau saya ada baca beritanya tetapi saya tidak tahu bahawa Man Karim adalah mangsa yang terbaru. Saya kenal Man Karim sebagai seorang kenalan di Sg Siput tempat saya. Walau pun tak berapa rapat sejak beliau jadi Tauke , tetapi kami memang saling kenal mengenal.
Man Karim mangsa terbaru samseng jalanan. Mengikut ceritanya allahyarham di pukul beramai-ramai oleh mat motor. Saya dengar ada yang cakap 20 orang ada yang cakap 30 orang , yang kena tangkap setakat hari ini ada 6 orang maknanya ada lagi 14 atau 24 orang masih bebas lagi , masih boleh preng-preng tunjuk hebat di jalan raya. Dan lagi jadahnya pula mereka ini memukul Man Karim dengan cara yang paling tidak jantan. Kerana Man Karim hanya seorang tetapi mereka lebih 20 orang. sedangkan dulu seorang pembantu IT yang di pukul dua orang samseng pun mati ini pulak 20 orang , lumatlah kawan tu.
Menurut kata kata orang , maaf ..kesahihannya tidak saya ketahui. Pada malam kejadian Man bersama dua orang lagi rakan. Memandu kereta untuk pulang keruma bila tiba-tiba dia terlanggar binatang. Man mengatakan yang di langgar itu anjing tetapi temanya pula mengatakan dia melanggar kucing. Maklumlah kita orang melayu kalau langgar anjing selamba jer tapi kalau langgar kucing kita akan rasa bersalah juga sebab kucing adalah binatang kesayangan nabi kan?.
Untuk mendapat kepastian Man berpatah balik ketempat kejadian dan ini lah kesilapan yang tak dapat di tarik balik sebab katanya semasa mereka berpatah arah itu ada segerombolan mat motor sedang berlumba haram, mat motor ini menyangkakan yang Man ini mengejar mereka lalu di humban mereka topi keledar dan kena cermin kereta berderai dan akhirnya membuat man terbabas ke longkang , siapa yang tak marah kalau kena macam tu .
bila Man keluar dari kenderaan untuk berbincang dengan mat motor tu apalagi , samsengla katakan bertengkar-punya bertengkar, akhirnya lumat Man masa tu . saya dengar mat motor hentak dia dengan batu , topi keledar dan ada juga yang memijak-mijaknya dengan ketawa. Mungkin mereka ini semua mabuk pula masa tu . saya tahu kebanyakan mat motor di daerah itu kaki dadah.
Malah dulu pernah juga ada saya dengar cerita satu pasangan cina di tahan mereka kerana menganggu mereka berlumba , bila mereka berlumba jangan pandu ketengah jalan itu menimbulkan kemarahan mereka, yang lelaki di pukul setengah mati manakala yang perempuan di bogelkan dan mereka dalam ketawa suruh ah moi tu pergi balai polis buat lapuran yang mereka kena belasah dengan mat motor Jelapang. Lalu bila saya dengar ada orang kat tv kata mat motor tu haram jadah , saya gelak ajer la.
Sajak untuk Man Karim , al-fatihah dan ucap takziah buat keluarganya ... kesian 4 orang anaknya menjadi yatim ...
Sebuah Tragedi Man Karim
Oleh airmas_sz
Hanya kerana anjing dan kucing
Kau menjadi mangsa
Dari seribu tanda tanya
Apakah mati itu
Hanya kerana anjing dan kucing
Kau di selubungi banjingan
Yang merasa dunia ini punya mereka
Lalu maharajalela mereka
Di sepanjang jalan
Nyawamu bagai tidak berguna
Di cabut dengan paksa
Waktu mereka mengelilingimu
Kau tidak tahu lari
Percayalah Man Karim
Keadilan itu ada di mana-mana
Kau tak mungkin percuma
Sg. Siput (U)
150305
Ini untuk mat motor ... insaflah hidup nie bukan atas motor saja .. banyak lagi keindahan yang ada di dunia ini ...
Seru yang keliru
Oleh airmas_sz
Aku dengar gempitanya
Hinggakan langit seakan gelap
Segelap seru itu
Mereka menyaring bunyi
Irama kematian mendendang tari menari
Tepuk sorak mereka melihat kematian
Seolah mereka tak perlu mati
Bila melihat tebujur mayat
Dengan darah segar mengalir di matanya
Sg. Siput (U)
150305
Dulu kalau gengster tu kira samseng lah. Hidup pun atas hasil samseng , tetapi sekarang ni nampak dah lain . orang sekarang nie pagi kerja kilang malam main motor bukan angota samseng pun, hanya suka gaduh gaduh , mungkin kerana kalau dapat pukul orang mereka rasa macam dapat pingat datuk , boleh kembang lobang hidung.
Saya baru semalam tahu (isnin 14/03/05) yang Man Karim meninggal di pukul oleh samseng jalanan, walau saya ada baca beritanya tetapi saya tidak tahu bahawa Man Karim adalah mangsa yang terbaru. Saya kenal Man Karim sebagai seorang kenalan di Sg Siput tempat saya. Walau pun tak berapa rapat sejak beliau jadi Tauke , tetapi kami memang saling kenal mengenal.
Man Karim mangsa terbaru samseng jalanan. Mengikut ceritanya allahyarham di pukul beramai-ramai oleh mat motor. Saya dengar ada yang cakap 20 orang ada yang cakap 30 orang , yang kena tangkap setakat hari ini ada 6 orang maknanya ada lagi 14 atau 24 orang masih bebas lagi , masih boleh preng-preng tunjuk hebat di jalan raya. Dan lagi jadahnya pula mereka ini memukul Man Karim dengan cara yang paling tidak jantan. Kerana Man Karim hanya seorang tetapi mereka lebih 20 orang. sedangkan dulu seorang pembantu IT yang di pukul dua orang samseng pun mati ini pulak 20 orang , lumatlah kawan tu.
Menurut kata kata orang , maaf ..kesahihannya tidak saya ketahui. Pada malam kejadian Man bersama dua orang lagi rakan. Memandu kereta untuk pulang keruma bila tiba-tiba dia terlanggar binatang. Man mengatakan yang di langgar itu anjing tetapi temanya pula mengatakan dia melanggar kucing. Maklumlah kita orang melayu kalau langgar anjing selamba jer tapi kalau langgar kucing kita akan rasa bersalah juga sebab kucing adalah binatang kesayangan nabi kan?.
Untuk mendapat kepastian Man berpatah balik ketempat kejadian dan ini lah kesilapan yang tak dapat di tarik balik sebab katanya semasa mereka berpatah arah itu ada segerombolan mat motor sedang berlumba haram, mat motor ini menyangkakan yang Man ini mengejar mereka lalu di humban mereka topi keledar dan kena cermin kereta berderai dan akhirnya membuat man terbabas ke longkang , siapa yang tak marah kalau kena macam tu .
bila Man keluar dari kenderaan untuk berbincang dengan mat motor tu apalagi , samsengla katakan bertengkar-punya bertengkar, akhirnya lumat Man masa tu . saya dengar mat motor hentak dia dengan batu , topi keledar dan ada juga yang memijak-mijaknya dengan ketawa. Mungkin mereka ini semua mabuk pula masa tu . saya tahu kebanyakan mat motor di daerah itu kaki dadah.
Malah dulu pernah juga ada saya dengar cerita satu pasangan cina di tahan mereka kerana menganggu mereka berlumba , bila mereka berlumba jangan pandu ketengah jalan itu menimbulkan kemarahan mereka, yang lelaki di pukul setengah mati manakala yang perempuan di bogelkan dan mereka dalam ketawa suruh ah moi tu pergi balai polis buat lapuran yang mereka kena belasah dengan mat motor Jelapang. Lalu bila saya dengar ada orang kat tv kata mat motor tu haram jadah , saya gelak ajer la.
Sajak untuk Man Karim , al-fatihah dan ucap takziah buat keluarganya ... kesian 4 orang anaknya menjadi yatim ...
Sebuah Tragedi Man Karim
Oleh airmas_sz
Hanya kerana anjing dan kucing
Kau menjadi mangsa
Dari seribu tanda tanya
Apakah mati itu
Hanya kerana anjing dan kucing
Kau di selubungi banjingan
Yang merasa dunia ini punya mereka
Lalu maharajalela mereka
Di sepanjang jalan
Nyawamu bagai tidak berguna
Di cabut dengan paksa
Waktu mereka mengelilingimu
Kau tidak tahu lari
Percayalah Man Karim
Keadilan itu ada di mana-mana
Kau tak mungkin percuma
Sg. Siput (U)
150305
Ini untuk mat motor ... insaflah hidup nie bukan atas motor saja .. banyak lagi keindahan yang ada di dunia ini ...
Seru yang keliru
Oleh airmas_sz
Aku dengar gempitanya
Hinggakan langit seakan gelap
Segelap seru itu
Mereka menyaring bunyi
Irama kematian mendendang tari menari
Tepuk sorak mereka melihat kematian
Seolah mereka tak perlu mati
Bila melihat tebujur mayat
Dengan darah segar mengalir di matanya
Sg. Siput (U)
150305
3/12/2005
Satu perjalanan yang panjang…
Mungkin kita harus belajar tentang ‘brek’, secara zahirnya fungsi brek adalah untuk memberhentikan kenderaan yang kita pandu agar jangan terlalu laju. Namun kalau di kaji secara mendalam brek juga ada falsafah yang molek.
Bagaimanakah cara yang paling afdal untuk kita brek? Apakah dengan tiba-tiba kita tekan pedal, kita terus berhenti, pastinya kita tidak mampu untuk berhenti dari kelajuan tinggi dengan tiba-tiba, pasti sekali kita akan memperlahankan kenderaan kita dengan menekan brek perlahan-lahan hinggalah kita berhenti sepenuhnya.
Sayugia di ingatkan kalau kita hendak berhenti, jangan buat gila berhenti di tengah jalan , carilah tempat yang lebih afdal untuk berhenti. Kalau rajin juga hendak berhenti di tengah jalan, penyudah yang paling pasti kita tentunya akan bersantai di Hospital Pantai kalau tidak di Hospital gomen , berbungkus dengan hensem malah Mumia padang pasir pun akan cemburu dengan kualiti balutan di seluruh tubuh kita.
Lalu apabila kita sudah berhenti, apakah tindakan selanjutnya? Apakah sudah cukup bersyukur dengan sekadar membrek tadi dan berharap semuanya akan menjadi lancar dan meneruskan perjalanan. Betulkah tindakan tadi? Jangan jadi plawok (Sorry Jones –it hit me completely…LOL).
Dalam perjalanan, sebelum kita sampai ke destinasi kita hanya akan berhenti kalau kita menghadapi masaalah atau gangguan keatas perjalanan kita tadi. Kalau perjalanan kita lancar, lalu mimpi apa kita hendak berhenti?. Kita tentu sekali berhenti untuk mengatasi masalah yang menganggu kita sepanjang penjalanan, samaada tayar kurang angin atau enjin kita sudah hampir meletup.
Kalau berani mungkin ada juga orang yang terus juga berjalan dengan enjin meletup-letup, kita tidak sepatutnya bergitu , takut nanti sesudah habis meletup dengan kelajuan maksima, kita bakal jalan sendiri seperti Fred Flintstone dengan badan kenderaan kita, sedangkan enjin kita tinggalkan jauh sekilometer di belakang, kerana enjin itu sudah tidak mahu berhenti. (Merajuk enjin tu.)
Loh kita berhenti dan kita buat pemeriksaan kalau tak mampu jangan khawatir, pak pomen ada, hantar benkel, jangan susahkan diri kita dengan menjadi tikus yang akhirnya akan punah-ranah kenderaan kita.
Tentu ada yang berkata menulis sajak sama sekali tidak sama dengan membaiki kereta, mungkin ada benarnya, kita cerita tentang sajak dan bukan kereta. Cerita di atas hanyalah rekan semata-mata tidak ada kena mengena dengan alam nyata. (Satu metofora yang runcing LOL)… Kita hidup dengan manual, semua mesti berlandaskan sesuatu, kalau kita tak ada piawai karya kita pun hanya pawai.
Bagaimanakah cara yang paling afdal untuk kita brek? Apakah dengan tiba-tiba kita tekan pedal, kita terus berhenti, pastinya kita tidak mampu untuk berhenti dari kelajuan tinggi dengan tiba-tiba, pasti sekali kita akan memperlahankan kenderaan kita dengan menekan brek perlahan-lahan hinggalah kita berhenti sepenuhnya.
Sayugia di ingatkan kalau kita hendak berhenti, jangan buat gila berhenti di tengah jalan , carilah tempat yang lebih afdal untuk berhenti. Kalau rajin juga hendak berhenti di tengah jalan, penyudah yang paling pasti kita tentunya akan bersantai di Hospital Pantai kalau tidak di Hospital gomen , berbungkus dengan hensem malah Mumia padang pasir pun akan cemburu dengan kualiti balutan di seluruh tubuh kita.
Lalu apabila kita sudah berhenti, apakah tindakan selanjutnya? Apakah sudah cukup bersyukur dengan sekadar membrek tadi dan berharap semuanya akan menjadi lancar dan meneruskan perjalanan. Betulkah tindakan tadi? Jangan jadi plawok (Sorry Jones –it hit me completely…LOL).
Dalam perjalanan, sebelum kita sampai ke destinasi kita hanya akan berhenti kalau kita menghadapi masaalah atau gangguan keatas perjalanan kita tadi. Kalau perjalanan kita lancar, lalu mimpi apa kita hendak berhenti?. Kita tentu sekali berhenti untuk mengatasi masalah yang menganggu kita sepanjang penjalanan, samaada tayar kurang angin atau enjin kita sudah hampir meletup.
Kalau berani mungkin ada juga orang yang terus juga berjalan dengan enjin meletup-letup, kita tidak sepatutnya bergitu , takut nanti sesudah habis meletup dengan kelajuan maksima, kita bakal jalan sendiri seperti Fred Flintstone dengan badan kenderaan kita, sedangkan enjin kita tinggalkan jauh sekilometer di belakang, kerana enjin itu sudah tidak mahu berhenti. (Merajuk enjin tu.)
Loh kita berhenti dan kita buat pemeriksaan kalau tak mampu jangan khawatir, pak pomen ada, hantar benkel, jangan susahkan diri kita dengan menjadi tikus yang akhirnya akan punah-ranah kenderaan kita.
Tentu ada yang berkata menulis sajak sama sekali tidak sama dengan membaiki kereta, mungkin ada benarnya, kita cerita tentang sajak dan bukan kereta. Cerita di atas hanyalah rekan semata-mata tidak ada kena mengena dengan alam nyata. (Satu metofora yang runcing LOL)… Kita hidup dengan manual, semua mesti berlandaskan sesuatu, kalau kita tak ada piawai karya kita pun hanya pawai.
1/27/2005
Bercerita tentang cinta
Adakah di antara saaudara semua yang tak pernah bercinta? … tentu soalan ini agak naive sifatnya? Loh saya bukan nak jadi doktor cinta tetapi apa yang saya nak ceritakan ini adalah dari perbualan saya dengan teman sepejabat waktu kami pergi “dept. Lunch tadi.
Seorang tu anak dara cina seorang lagi tu janda India , loh bercerita tentang cinta dengan saya … aduh macam mana mau jawab nih… bagi saya perkara cinta tu bukan benda yang kita nak hebah-hebahkan ala perkara dalam kelambu sifatnya pun dalam kelambu ..
Tetapi perkara yang menarik dari kesimpulan perbualan kosong kami tadi adalah … jeng jeng jeng … cinta itu mesti win-win …. Dua dua mesti menang kalau asyik nak menang sorang sorang saja dua dua akan kalah … paling penting toleransi , bertolakansur …loh sibuh nak kerja nie …. Nanti malam kalau ada masa boleh sambung lagik…
Seorang tu anak dara cina seorang lagi tu janda India , loh bercerita tentang cinta dengan saya … aduh macam mana mau jawab nih… bagi saya perkara cinta tu bukan benda yang kita nak hebah-hebahkan ala perkara dalam kelambu sifatnya pun dalam kelambu ..
Tetapi perkara yang menarik dari kesimpulan perbualan kosong kami tadi adalah … jeng jeng jeng … cinta itu mesti win-win …. Dua dua mesti menang kalau asyik nak menang sorang sorang saja dua dua akan kalah … paling penting toleransi , bertolakansur …loh sibuh nak kerja nie …. Nanti malam kalau ada masa boleh sambung lagik…
1/21/2005
Baru balik dari Sg Petani
Saya baru balik dari Sg. Petani malam raya saya dalam perjalanan pulang kerumah, memenatkan , tetapi apa nak di kata dah di tugakkan bergitu , kenalah buat. Di Sg Petani saya berjumpa dengan beberapa penduduk di sana kerana saya teringin juga nak ke Kuala Muda hendak lihat dengan mata kepala saya sendiri kesan dari petaka Tsunami, tetapi saya di beri tahu tempat tu telah di kawal ketat hanya orang tempatan sahaja yang boleh masuk. Lagi pula menurut cakap-cakap mereka. Tempat tu sudah hampir bersih dan kesan Tsunami tak berapa kelihatan (lagipun kita hanya kena serpihan sahaja).
Saya juga di beritahu bahawa nasib para nelayan sebelum Tsunami tidaklah malang malah mendapat rezeki yang melimpah ruah , dulunya mereka hanya mendapat ratusan ringgi tetapi dua minggu sebelum Tsunami mereka mendapat rezeki lebih dari itu hinga mencecah ribuan ringgit. Tetapi mereka ini pula bukan orangnya yang tahu menyimpan duit dalam bank , melainkan di simpan di dalam rumah sahaja.
Itulah kata mereka semasa selepas Tsunami pasukan penyelamat yang datang mencari mangsa di kawasan yang terlibat. Mencari mangsa dengan bersungguh-sungguh, mereka mencari hingga ke dalam almari dan laci , pelik bukan? Itulah, saya kata pelik , kalau dalam almari pun logik juga kalau ada mangsa yang menyorok di situ, tetapi kalau dalam laci mangsa apakah yang mereka cari?
Kata mereka , para nelayan tidak menyimpan wang dalam bank, tetapi wang yang banyak tu di simpan di rumah mereka. Jadi semasa Tsunami semua kelam kabut menyelamatkan diri. Rumah mereka terpaksa ditinggalkan bersama dengan wang hasil tangkapan sebelum Tsunami. Para penyelamat yang datang menyelamat tu pulak bukan semuanya penyelamat ada juga yang penyangak , itu yang dalam laci pun di cari mangsa …
Agaknya nak menyelamatkan tikus yang dalam laci tu agar tidak kepupusan pula nanti.
Selamat hari raya aidil adha untuk semua yang beragama islam , dan selamat menunaikan fardu haji kepada mereka yang berupaya mengerjakannya.
Saya juga di beritahu bahawa nasib para nelayan sebelum Tsunami tidaklah malang malah mendapat rezeki yang melimpah ruah , dulunya mereka hanya mendapat ratusan ringgi tetapi dua minggu sebelum Tsunami mereka mendapat rezeki lebih dari itu hinga mencecah ribuan ringgit. Tetapi mereka ini pula bukan orangnya yang tahu menyimpan duit dalam bank , melainkan di simpan di dalam rumah sahaja.
Itulah kata mereka semasa selepas Tsunami pasukan penyelamat yang datang mencari mangsa di kawasan yang terlibat. Mencari mangsa dengan bersungguh-sungguh, mereka mencari hingga ke dalam almari dan laci , pelik bukan? Itulah, saya kata pelik , kalau dalam almari pun logik juga kalau ada mangsa yang menyorok di situ, tetapi kalau dalam laci mangsa apakah yang mereka cari?
Kata mereka , para nelayan tidak menyimpan wang dalam bank, tetapi wang yang banyak tu di simpan di rumah mereka. Jadi semasa Tsunami semua kelam kabut menyelamatkan diri. Rumah mereka terpaksa ditinggalkan bersama dengan wang hasil tangkapan sebelum Tsunami. Para penyelamat yang datang menyelamat tu pulak bukan semuanya penyelamat ada juga yang penyangak , itu yang dalam laci pun di cari mangsa …
Agaknya nak menyelamatkan tikus yang dalam laci tu agar tidak kepupusan pula nanti.
Selamat hari raya aidil adha untuk semua yang beragama islam , dan selamat menunaikan fardu haji kepada mereka yang berupaya mengerjakannya.
1/05/2005
Sajak khas untuk mangsa Tsunami
Peristiwa Tsunami memang sangat menyedihkan , dengan angka kematian yang semakin meningkat mengharukan perasaan, lalu aku ciptakan sajak-sajak ini khas untuk memperingati mangsa-mangsa yang maut kerana Tsunami.
aku dengar sekarang ada pula samseng taik minyak yang memperdagangkan anak-anak kecil mangsa Tsunami, aduh !!! sudahlam mereka itu menjadi trauma kerana Tsunami kini ada pulak yang ambil kesempatan. Apa nak jadi dengan manusia seperti ini , lebih baiklah mereka di telan Tsunami atau pun kita sama-sama tangkap dan rendam dia dalam laut. tak ada hati perut langsung....
Ombak besar - Aku tak pernah mendengar Tsunami
Oleh : Airmas_sz
Lalu mimpi apakah aku hari ini
Langit cerah menjadi gelita sekelip mata
Baru tadi aku mengutip timbunan ikan
Rezeki tak tersangka rupanya perangkap menerpa
Aku berdiri dengan ikan di tangan
Kala ombak itu mengumpul tenaga tiga bangunan
Aku dan anak-anak aku masih lagi lali
Kelibat ombak itu seperti raksaksa
Mahu membaham aku menjadi mangsa
Dan anak-anakku yang tidak berdosa
Lalu aku menjerit “lari, lari ombak sudah semakin tinggi”
Aku tak pernah mendengar Tsunami
Aku kejar anak-anak ku, aku kejar masa singkat itu
Dia datang menghempas ruang tidak mahu pulang percuma
Di ambilnya anakku terbang melambung
Menjerit, anakku menjerit
Bingung, aku pun bingung
Bagai mana anakku, aduhai
Bagaimana hendak aku lawan kudrat yang tak tertawan
Lepaskan, wahai ombak lepaskan anakku
Jangan kau pisahkan aku dari anak-anakku
Lalu dengan kudrat tuhan maha kuasa
Ombak besar tu pulangkan anakku
Walau hanya jasad tak bermaya
Aku terima aku terima berat dugaan ini
Tenanglah anakku
Bersama Dia yang meminjamkan kamu kepadaku
Aku masih bersyukur dengan getir pengalaman ini
Kerana aku masih dapat melihat pusaramu
Sedang beribu lagi tiada di kujung berita
sg. siput (u)
020105
Lagi satu ...
Satu Dugaan – Tsunami
Oleh airmas_sz
Tsunami ini datang mungkin
Dari satu sejarah mungkir
Bila gelora datang menyerang
Air mata ku pun berlenang
Lupa semua warga dunia
Pada rasa benci yang panjang
Bila semua insan malang
Hilang dalam satu malam
Tak terdaya aku
Lenakan mata ku ini
Melihat anak-anak kecil
hanyut dan mati
Samudera terbentang
Menjadi saksi
Kau berkuasa memungkinkan semua ini
Atas nama dugaan
Masih lagi aku berpegang
Pada takdir suratan tuhan
Hanya padaMu kami berserah
Dugaan ini sungguh parah
Sg.tanpatsunami
1/1/05
aku dengar sekarang ada pula samseng taik minyak yang memperdagangkan anak-anak kecil mangsa Tsunami, aduh !!! sudahlam mereka itu menjadi trauma kerana Tsunami kini ada pulak yang ambil kesempatan. Apa nak jadi dengan manusia seperti ini , lebih baiklah mereka di telan Tsunami atau pun kita sama-sama tangkap dan rendam dia dalam laut. tak ada hati perut langsung....
Ombak besar - Aku tak pernah mendengar Tsunami
Oleh : Airmas_sz
Lalu mimpi apakah aku hari ini
Langit cerah menjadi gelita sekelip mata
Baru tadi aku mengutip timbunan ikan
Rezeki tak tersangka rupanya perangkap menerpa
Aku berdiri dengan ikan di tangan
Kala ombak itu mengumpul tenaga tiga bangunan
Aku dan anak-anak aku masih lagi lali
Kelibat ombak itu seperti raksaksa
Mahu membaham aku menjadi mangsa
Dan anak-anakku yang tidak berdosa
Lalu aku menjerit “lari, lari ombak sudah semakin tinggi”
Aku tak pernah mendengar Tsunami
Aku kejar anak-anak ku, aku kejar masa singkat itu
Dia datang menghempas ruang tidak mahu pulang percuma
Di ambilnya anakku terbang melambung
Menjerit, anakku menjerit
Bingung, aku pun bingung
Bagai mana anakku, aduhai
Bagaimana hendak aku lawan kudrat yang tak tertawan
Lepaskan, wahai ombak lepaskan anakku
Jangan kau pisahkan aku dari anak-anakku
Lalu dengan kudrat tuhan maha kuasa
Ombak besar tu pulangkan anakku
Walau hanya jasad tak bermaya
Aku terima aku terima berat dugaan ini
Tenanglah anakku
Bersama Dia yang meminjamkan kamu kepadaku
Aku masih bersyukur dengan getir pengalaman ini
Kerana aku masih dapat melihat pusaramu
Sedang beribu lagi tiada di kujung berita
sg. siput (u)
020105
Lagi satu ...
Satu Dugaan – Tsunami
Oleh airmas_sz
Tsunami ini datang mungkin
Dari satu sejarah mungkir
Bila gelora datang menyerang
Air mata ku pun berlenang
Lupa semua warga dunia
Pada rasa benci yang panjang
Bila semua insan malang
Hilang dalam satu malam
Tak terdaya aku
Lenakan mata ku ini
Melihat anak-anak kecil
hanyut dan mati
Samudera terbentang
Menjadi saksi
Kau berkuasa memungkinkan semua ini
Atas nama dugaan
Masih lagi aku berpegang
Pada takdir suratan tuhan
Hanya padaMu kami berserah
Dugaan ini sungguh parah
Sg.tanpatsunami
1/1/05
12/29/2004
Tsunami yang gagah
Khabarnya lebih 67,000 maut angkara tsumani yang terjadi dari gegaran gempa bumi dari bawah laut Aceh, malang sekali, itu yang saya boleh katakan. Betapa satu petaka dunia ini dengan sewenangnya meragut ribuan nyawa, mereka yang mati pula bukanlah apa-apa, tidak ada amaran , tsunami itu datang dengan tiba-tiba. Hanyut semua di gulung air yang selama ini menjadi mainan dan tempat riadah , syurga dunia.
Gegaran dan hempasan ombak besar tsunami yang gagah itu mengentam beribu-ribu batu jauhnya hingga ke benua India, Srilanka, Thailand, Malaysia malah hingga ke Australia dan Afrika pun terasa kesannya. Kesan dari petaka ini sebenarnya di rasakan oleh seluruh umat manusia. dan jumpah kematian yang amat banyak itu sungguh mengerikan.
Di malaysia kebanyakan bangunan pencakar langit merasai sedikit kesan gegaran gemba bumi itu, saya yang baru pulang dari majlis HESCOM anjuran www.Esastera.com tidak tahu tentang perkara gegaran hinggalah lewat malam, itupu setelah saya mendengar dari berita TV, amay sayu rasanya melihat di kaca TV gelimpangan mangsa-mangsa dari pelbagai jenis manusia dari penduduk tempatan hinggalah ke pelancung asing, semua yang di tempat kejadian mendapat maut secara tidak di sangka-sangka sama sekali.
Ada cerita yang saya dengar dari mereka yang berada dekat dengan tempat kejadian itu mengatakan bumi bergegar dan langit mendung, tiba-tiba ikan meloncat-loncat naik ke daratan, lalu mereka berkejar-kejaran mengaut rezeki yang tiba-tiba. Selama ini mereka terpaksa mengharung lautan untuk medapatkan ikan yang berbagai jenis, tetapi pada hari yang malang itu ikan menyerah diri, mereka yang berbondong-bondong datang mengaut rezeki mendapat kejutan yang amat sangat bila ganas ombak laut yang selama ini mereka kenal berubah rupa dan tidak terlawankan lagi.
khabarnya ia datang setinggi rumah tiga tingkat, dengan kepala air yang berwarna putih, mereka menjadi kerdil, ombak bertukar raksaksa yang ganas, ombak tidak di gelar gelora lagi kini namanya bertukar Tsunami.Tsunami asalnya dari perkataan Jepun yang makna nya lebih kurang "pelabuhan ombak". ombak yang biasanya 1- 2 meter menjadi lebih besar sehingga 10 kali ganda. tetapi ada juga dalam kajian tsunami yang saya baca menjadi 100 kali ganda dan dinamakan megatsunami.
semoga mereka yang menjadi mangsa bencana alam yang tak terduga ini, di cucuri rahmat Allah hendaknya.
Gegaran dan hempasan ombak besar tsunami yang gagah itu mengentam beribu-ribu batu jauhnya hingga ke benua India, Srilanka, Thailand, Malaysia malah hingga ke Australia dan Afrika pun terasa kesannya. Kesan dari petaka ini sebenarnya di rasakan oleh seluruh umat manusia. dan jumpah kematian yang amat banyak itu sungguh mengerikan.
Di malaysia kebanyakan bangunan pencakar langit merasai sedikit kesan gegaran gemba bumi itu, saya yang baru pulang dari majlis HESCOM anjuran www.Esastera.com tidak tahu tentang perkara gegaran hinggalah lewat malam, itupu setelah saya mendengar dari berita TV, amay sayu rasanya melihat di kaca TV gelimpangan mangsa-mangsa dari pelbagai jenis manusia dari penduduk tempatan hinggalah ke pelancung asing, semua yang di tempat kejadian mendapat maut secara tidak di sangka-sangka sama sekali.
Ada cerita yang saya dengar dari mereka yang berada dekat dengan tempat kejadian itu mengatakan bumi bergegar dan langit mendung, tiba-tiba ikan meloncat-loncat naik ke daratan, lalu mereka berkejar-kejaran mengaut rezeki yang tiba-tiba. Selama ini mereka terpaksa mengharung lautan untuk medapatkan ikan yang berbagai jenis, tetapi pada hari yang malang itu ikan menyerah diri, mereka yang berbondong-bondong datang mengaut rezeki mendapat kejutan yang amat sangat bila ganas ombak laut yang selama ini mereka kenal berubah rupa dan tidak terlawankan lagi.
khabarnya ia datang setinggi rumah tiga tingkat, dengan kepala air yang berwarna putih, mereka menjadi kerdil, ombak bertukar raksaksa yang ganas, ombak tidak di gelar gelora lagi kini namanya bertukar Tsunami.Tsunami asalnya dari perkataan Jepun yang makna nya lebih kurang "pelabuhan ombak". ombak yang biasanya 1- 2 meter menjadi lebih besar sehingga 10 kali ganda. tetapi ada juga dalam kajian tsunami yang saya baca menjadi 100 kali ganda dan dinamakan megatsunami.
semoga mereka yang menjadi mangsa bencana alam yang tak terduga ini, di cucuri rahmat Allah hendaknya.
12/27/2004
HESCOM - Malam yang gemilang dan terang benderang
Sesungguhnya malam yang di nantikan telah tiba dan kebanyakan kita hadir. Malam itu saya hadir agak lewat hingga terlepas mendengar ucapan Founder kita sdr Drirwan, ah kesal sekali kerana saya menjangkakan akan tiba tepat pada waktunya. Tetapi itu mungkin kehendakNya maka saya terpaksa menebalkan juga wajah yang kurang hensem ini.kita merancang tetapi yang pastinya Allah itu perancang yang maha perancang dan kehadiran saya menjadi lewat setengah jam.
Saya sudah sedia bertolak dari rumah “ibumertuaku” di batu caves seawal 7 malam dalam menjangkakan akan tiba tepat pada pukul 8. biasanya perjalanan dari batu caves ke PJ hanya mengambil masa sekadar setengah jam jadi saya ambil "allowance" setengah jam untuk menjangkakan saya bakal hadir pada 7.30 malam, tetapi nasib tidak menyebelahi saya.
Sepanjang jalan saya menyumpah seranah kepada kesesakan lalu lintas di KL , ahhh mengapalah jam menjadi terlalu aktif pada masa saya perlukan masa menjadi pasif . rupa-rupanya ada dua kemalangan yang terjadi di Jalan Kucing dan di dekat Angkasapuri hinggakan isteri saya yang di sebelah sempat menasihatkan saya agar tidak memandu laju takut pula tak singgah ke Hoel Singgahsana tetapi singgah ke hospital pula.
Sesampai saya di lebuhraya persekutuan dan menyimpang ke PJ Hilton baru saya tersedar bahawa saya memang tidak berapa mahir dengan daerah di situ walau saya tahu Hotel Singgahsana terletak berdekatan dengan Hotel PJ Hilton, tetapi untuk mencari tempat parking menjadi masaalah buat saya kerana memang sudah pasti saya tidak tahu di mana hendak saya letakkan kereta saya.
Melilau pula saya mencari tempat parking. Mulanya saya hendak meletakkan kereta di tempat parking bersebelahan dengan PJ Hilton , nasib baik saya ini pandai juga bertanya apabila saya bertanya pada pekerja di hotel PJ Hilton dengan baik hatinya beliau mencadangkan saya meletakkan kereta di perkarangan Hotel singgahsana , tak terfikir pula saya untuk meletakan kereta di sana.
Tiba di hotel saya mencari-cari pula dimana acara HESCOM, kerana di bahagian lobi ada satu majlis persandingan di adakan disana. Dalam melilau itu isteri saya mencadangkan agar kami naik ketingkat dua kerana sudah barang pasti Majlis HESCOM tak ada bayangnya di lobi. Sebaik tiba di tingkat dua saya ternampak wajah segar sdr Anipe , yang setia menunggu. Alhamdullilah saya di benarkan masuk.
Saya masuk ke dewan dengan wajah yang tebal mungkin sehingga 7 atau 8 sentimeter ,malunya tuhan sahaja yang tahu kerana hadir lewat. Sewaktu itu sdr founder baru sahaja selesai membaca ucapannya , ahhh sayang sekali, (mungkinkan saya boleh dapat teks ucapan untuk saya baca?)
Wajah yang pertama saya lihat sewaktu membuka pintu ada sdr Arisel yang tersenyum manis seolah menjemput masuk. Sdr Dahri pula mempelawa saya ke meja saya. Sempat juga bersalaman dengan sahabat siber sdr Ramy, selepas itu ternampak pulak wajah manis berseri sdr abdlatif sambil memperkenalkan isteri saya, saya pun duduk bersebelahan dengan sdr Anbakri, di meja saya ada sdr Saleha yang nampak menawan, Nilamsuri , isteri Sdr abdlatif dan dua lagi gadis manis yang saya kira tentu sekali sdr Anasuraya dan Shakirin.
Majlis di teruskan dengan ucapan perasmian oleh Puan Zurinah Hasan, banyak yang dapat kita selami dari kata-kata ucapannya tetapi yang menarik pada saya adalah perbandingan yang di utarakan antara penulis lama dan penulis siber. Katanya dulu untuk menulis amat sukar kerana ketiadaan alat dan media yang tidak seberapa , namun sekarang sudah ada satu lagi medium untuk penulis melepaskan kreativiti melalui siber contohnya, juga katanya walau apa media pun satu karya itu di hasilkan yang penting adalah isinya. Benarlah seperti kata-kata itu jika di lambakan kata-kata berbunga tetapi tidak punya makna maka apakah dapat karya sastera itu berdiri kuat, sedangkan yang paling rapat dengan sastera adalah mesej yang timbul sebaiknya.
Sebaik selesai ucapan perasmian acara makan berganti-ganti pun dimulakan di mana meja saya juaranya adalah sdr Abdlatif (lawak aje ya pak latip) yang mula berada di meja. Saya pula agak terlewat untuk berbaris, malu kerana datang lambat tu tak habis lagi. Saya nampak Mr. George Manos yang duduk di meja VIP dekat saja dengan saya tetapi tak berani saya nak mencelah mengucapkan “Hello” maklumlah dia di Meja VIP ahh malu saya memang kuat , kalau ada sesiapa yang jual ubat penghilang malu pada masa itu saya pasti borong habis.
Sewaktu saya hendak beratur untuk mengambil makanan saya di tepuk dari belakang oleh seorang yang agak berumur memanggil saya “airmas” dan dia memperkenalkan dirinya sebagai Ahkarim. Oh ini satu kejutan yang tidak saya sangka. Saya merasakan ini sebagai satu penghormatan dan amat tidak selesa kerana tidak menegurnya dahulu, maklumlah saya tidak mengenali wajahnya yang segak itu. Sama sekali saya tidak menjangkakan itu perwatakan Ahkarim. Saya membayangkan beliau akan berserban seperti EP irwanshah. Tetapi saya 50% tepat kerana beliau berjubah.
Selesai makan acara baca puisi 1 di mulakan dengan dahrie yang saya kagum dengan menteranya, ini kali kedua saya mendengarnya membaca mentera. Sdr remy pernah memberi tahu saya dia akam membuat kejutan di malam HESCOM tetapi tak tahu pula saya dia akan outsource tempat dia yang di gantikan pula dengan Amin Had memang kejutan jugalah pada saya. Selesai Anasuraya , Rudy Bluehikari, HMS Abu Bakar membaca sajak mereka, George Manos pula muncul dengan tiga sajak yang di bacanya dalam bahasa melayu, pada saya ini adalah satu penghormatan kerana bukan mudah untuk seseorang yang seumur hidup tidak pernah mendengar bahasa melayu mencuba untuk membaca karyanya yang telah di terjemahkan oleh sdr Drirwan. Satu usaha yang baik oleh George , saya pasti dalam telor inggerisnya kita masih boleh faham akan makna melayunya.
Selesai baca puisi 1 acara penyampaian hadiah bermula dengan hadiah sayembara pada talian, saya menjadi salah seorang pemenang pada sayembara menulis sajak Puasa dan Raya 2003, selepas itu ada hadiah sayembara menulis sajak Ramadan 2004, sayembara menulis puisi pilihanraya dan sayembara menulis pantun merdeka saya tak pasti siapa yang menang mungkin terlalu gembira saya hanya nampak sdr abdlatip dan sdr Ramy mengambil hadiah tak pasti pula saya pada sayembara apa waktu itu saya leka bersama isteri saya. Tambahan pula di waktu itu sdr Dahrie memberitahu saya gitar sudah sedia … “ahhh sudah” kata saya dalam hati, kerana menurut agenda yang saya faham saya di letakkan untuk baca puisi, tidak saya sangka saya akan bermain gitar pada waktu itu saya sudah sedia membaca puisi “Sebelum kau petik picu” satu karya yang saya fikir layak untuk saya bacakan di malam itu. Lalu berdebarlah hati saya lagu puisi apa pula hendak saya nyanyikan? …
Acara baca puisi 2 pula di umumkan. Mengikut susunannya acara ini akan di mulakan oleh Ahkarim dengan sajak urdunya yang memikat di tambah pula dengan sajak dalam bahasa melayu yang sungguh hebat (kalau boleh saya nak satu salinan – nak baca) , Arisel BA pula muncul dengan vokal yang husk dan mengagumkan, pembacaan puisi oleh Raja Rajeswari sangat baik hingga isteri saya terpegun dalam perjalanan pulang asyik bertanya tentangnya saya hanya kata kenal melalui siber, Saleha Ahmad mempunyai masalah dengan pembesar suara (terlalu jauh ) , Muhammad Zakir pula yang katanya baru kehilangan ibu (takziah dari saya - al-fatihah), Abdullatip dengan puisi berkampungnya , Elmi yang datang dari kota singa bacaan menarik , Nilamsuri memang deklimator yang nampak taringnya pada malam itu , Anbakri romatis sekali kata isteri saya, dan di akhiri oleh saya menyanyikan lagu puisi,
Kupu-kupu dalam perut saya semakin penuh, saya bersabar sahajalah. Apa nak buat walau saya menulis sajak dan boleh mencipta melodi pada puisi saya namun saya mempunyai masalah untuk mengingati puisi-puisi saya. (bukan profesyen saya, saya juga tidak ada gitar untuk berlatih melainkan meminjam gitar kepunyaan adik saya) . “dua keping syiling baru” pernah saya bawakan di majis anjuran Yayasan Kesenian Perak , akhirnya saya mengambil keputusan untuk menyanyikan puisi itu walau dengan kemungkinan terlupa kata-kata. Persembahan saya tergelincir pada bab korus alahai pitching tinggi sangat tak terdaya saya setelah mengadap kari (saya tahu “lame excuse” hahahah).
Saya sering mendengar nama Dinsman tetapi tidak pernah sekali bertemu muka, dalam keaadaan saya yang serba kecil ini, saya tidak berani untuk walau bergambar dengannya sempat juga saya menghantar SMS kepada teman saya betapa baru kini saya tahu mengapa dia di hormati dalam daerah sastera benar sekali katanya dalam sastera, karya-karya adalah subjektif tidak seperti sains yang boleh di nilai dengan fakta, ucapan pengadilannya sangat relavan.
Acara baca puisi tiga di ungguli oleh penyair yang tiada taranya ahh dr victor menghiburkan, sdr drirwan dengan sajak panjang untuk kekasih(-kekasih)nya yang "kepadamu"nya 4 kali, dewan menjadi gamat. Puan Zurinah dengan puisi traditionalnya di sambut pula dengan sajak dari Dinsman
Yang di nantikan pun tiba dan kita pun sudah tahu siapa pemenang. Tahniah saya pada semua pemenang pada malam itu , sdr Arisel dan sdr nimoiz menang besar dan saya juga menang sajak multimedia (alhamdullilah - boleh saya beli gitar) senarai pemenang kita boleh lihat di http://www.esastera.com/anugerah/hescom2004.htm saya nampak sudah ada di sana.
Setelah selesai barulah saya berkesempatan berbual dengan Mr Manos yang saya kira faham mengapa saya tidak dapat menegurnya lebih awal , lantaran acara majlis di tambah pula dia di meja VIP. Di kesempatan itu saya dapat juga berbual sedikit dengan sdr Arisel, pak ahkarim,Md Zakir yang kehensemnya di luar jangkaan saya, bergambar, di minta mengambil gambar dan di minta untuk di ambil gambar. Saya cuba bertegur sapa dengan kebanyakan ahli esastera yang saya kenal di alam siber Sdr glateh, sdr Rajeswary, sdr elmi namun ada juga yang kita hanya kenal dari siber tetapi tidak dapat untuk bertegur dengan nyata mungkin malu malu, sedangkan saya mencuba kalau ada yang saya tidak kenal saya minta maaf , kadang kadang kita boleh berkata-kata di papan nota dengan mesra, tiba di alam nyata menjadi kelu
Meriahnya sangat terasa pada malam itu, tentu sekali ini menjadi satu majlis yang tidak dapat saya lupakan. Saya sangat ingin untuk berbual mesra dengan lebih ramai orang pada masa itu tetapi penjual ubat menhilang malu tak ada, saya juga merasa terkilan kerana tidak dapat bergambar dengan sdr Ramy dan rakannya sdr Amin Had saya tidak membawa kamera (kalau nak bawa pun kamera tak ada).
Ketidakhadiran sdr tintasukma juga amat terasa sekali, beberapa ahli juga membicarakan tentang ketidakhadirannya. Saya pasti beliau juga terkilan tidak dapat hadir di malam mengutip sagu setelah tempurung pecah. Saya di beritahu oleh sdr Nilamsuri beliau ada mengirimkan salam, saya pasti kita semua faham pada perancangan , Allah itu maha merancang. Mungkin di lain kelapangan kita akan dapat berjumpa juga di alam nyata. Kelibat Zainallasim juga tidak ada, saya maklum dia tidakpun mendaftar untuk hadir , tetapi saya sangat ingin untuk berjumpa beliau.
Pihak Esastera Enterprise telah bertungkus lumus untuk menjayakan majlis malam tadi dengan gilang-gemilangnya dan baru tadi saya ada terbaca di papan nota ada cadangan untuk di buat video streaming , menarik saya rasa. Sudah pastilah kita mengucapkan syukur kepada Allah di atas kejayaan majlis HESCOM menjadi acara yang memartabatkan karya-karya yang di hasilkan di alam siber. Melihat pada para pemenang dan karya yang di ungguli oleh pemenang tidak mungkin ada pula yang dapat menafikan akan kewarasan pengadilan, bagi yang tidak berjaya tahun depan masih ada. Marilah kita terus berkarya.
Tahniah dan syabas saya kepada sdr Hasimah yang saya lihat menjadi tulang belakang yang sangat berjaya dalam mengendalikan acara yang besar begini. Acara ini sudah pasti tidak sepertinya kalau tidak ada beliau. Juga pada Founder kita sdr Drirwan terima kasih di atas pengorbanan saudara hanya Allah sahaja dapat membalasnya.
kalau ada sumur di ladang
boleh kita menumpang mandi
kalau ada umur yang panjang
boleh kita berjumpa lagi
retak pangkin terkoyak baju
pangkin dari hulu tembeling
esastera makin bergerak maju
bergerak diri tanpa berpaling
Saya sudah sedia bertolak dari rumah “ibumertuaku” di batu caves seawal 7 malam dalam menjangkakan akan tiba tepat pada pukul 8. biasanya perjalanan dari batu caves ke PJ hanya mengambil masa sekadar setengah jam jadi saya ambil "allowance" setengah jam untuk menjangkakan saya bakal hadir pada 7.30 malam, tetapi nasib tidak menyebelahi saya.
Sepanjang jalan saya menyumpah seranah kepada kesesakan lalu lintas di KL , ahhh mengapalah jam menjadi terlalu aktif pada masa saya perlukan masa menjadi pasif . rupa-rupanya ada dua kemalangan yang terjadi di Jalan Kucing dan di dekat Angkasapuri hinggakan isteri saya yang di sebelah sempat menasihatkan saya agar tidak memandu laju takut pula tak singgah ke Hoel Singgahsana tetapi singgah ke hospital pula.
Sesampai saya di lebuhraya persekutuan dan menyimpang ke PJ Hilton baru saya tersedar bahawa saya memang tidak berapa mahir dengan daerah di situ walau saya tahu Hotel Singgahsana terletak berdekatan dengan Hotel PJ Hilton, tetapi untuk mencari tempat parking menjadi masaalah buat saya kerana memang sudah pasti saya tidak tahu di mana hendak saya letakkan kereta saya.
Melilau pula saya mencari tempat parking. Mulanya saya hendak meletakkan kereta di tempat parking bersebelahan dengan PJ Hilton , nasib baik saya ini pandai juga bertanya apabila saya bertanya pada pekerja di hotel PJ Hilton dengan baik hatinya beliau mencadangkan saya meletakkan kereta di perkarangan Hotel singgahsana , tak terfikir pula saya untuk meletakan kereta di sana.
Tiba di hotel saya mencari-cari pula dimana acara HESCOM, kerana di bahagian lobi ada satu majlis persandingan di adakan disana. Dalam melilau itu isteri saya mencadangkan agar kami naik ketingkat dua kerana sudah barang pasti Majlis HESCOM tak ada bayangnya di lobi. Sebaik tiba di tingkat dua saya ternampak wajah segar sdr Anipe , yang setia menunggu. Alhamdullilah saya di benarkan masuk.
Saya masuk ke dewan dengan wajah yang tebal mungkin sehingga 7 atau 8 sentimeter ,malunya tuhan sahaja yang tahu kerana hadir lewat. Sewaktu itu sdr founder baru sahaja selesai membaca ucapannya , ahhh sayang sekali, (mungkinkan saya boleh dapat teks ucapan untuk saya baca?)
Wajah yang pertama saya lihat sewaktu membuka pintu ada sdr Arisel yang tersenyum manis seolah menjemput masuk. Sdr Dahri pula mempelawa saya ke meja saya. Sempat juga bersalaman dengan sahabat siber sdr Ramy, selepas itu ternampak pulak wajah manis berseri sdr abdlatif sambil memperkenalkan isteri saya, saya pun duduk bersebelahan dengan sdr Anbakri, di meja saya ada sdr Saleha yang nampak menawan, Nilamsuri , isteri Sdr abdlatif dan dua lagi gadis manis yang saya kira tentu sekali sdr Anasuraya dan Shakirin.
Majlis di teruskan dengan ucapan perasmian oleh Puan Zurinah Hasan, banyak yang dapat kita selami dari kata-kata ucapannya tetapi yang menarik pada saya adalah perbandingan yang di utarakan antara penulis lama dan penulis siber. Katanya dulu untuk menulis amat sukar kerana ketiadaan alat dan media yang tidak seberapa , namun sekarang sudah ada satu lagi medium untuk penulis melepaskan kreativiti melalui siber contohnya, juga katanya walau apa media pun satu karya itu di hasilkan yang penting adalah isinya. Benarlah seperti kata-kata itu jika di lambakan kata-kata berbunga tetapi tidak punya makna maka apakah dapat karya sastera itu berdiri kuat, sedangkan yang paling rapat dengan sastera adalah mesej yang timbul sebaiknya.
Sebaik selesai ucapan perasmian acara makan berganti-ganti pun dimulakan di mana meja saya juaranya adalah sdr Abdlatif (lawak aje ya pak latip) yang mula berada di meja. Saya pula agak terlewat untuk berbaris, malu kerana datang lambat tu tak habis lagi. Saya nampak Mr. George Manos yang duduk di meja VIP dekat saja dengan saya tetapi tak berani saya nak mencelah mengucapkan “Hello” maklumlah dia di Meja VIP ahh malu saya memang kuat , kalau ada sesiapa yang jual ubat penghilang malu pada masa itu saya pasti borong habis.
Sewaktu saya hendak beratur untuk mengambil makanan saya di tepuk dari belakang oleh seorang yang agak berumur memanggil saya “airmas” dan dia memperkenalkan dirinya sebagai Ahkarim. Oh ini satu kejutan yang tidak saya sangka. Saya merasakan ini sebagai satu penghormatan dan amat tidak selesa kerana tidak menegurnya dahulu, maklumlah saya tidak mengenali wajahnya yang segak itu. Sama sekali saya tidak menjangkakan itu perwatakan Ahkarim. Saya membayangkan beliau akan berserban seperti EP irwanshah. Tetapi saya 50% tepat kerana beliau berjubah.
Selesai makan acara baca puisi 1 di mulakan dengan dahrie yang saya kagum dengan menteranya, ini kali kedua saya mendengarnya membaca mentera. Sdr remy pernah memberi tahu saya dia akam membuat kejutan di malam HESCOM tetapi tak tahu pula saya dia akan outsource tempat dia yang di gantikan pula dengan Amin Had memang kejutan jugalah pada saya. Selesai Anasuraya , Rudy Bluehikari, HMS Abu Bakar membaca sajak mereka, George Manos pula muncul dengan tiga sajak yang di bacanya dalam bahasa melayu, pada saya ini adalah satu penghormatan kerana bukan mudah untuk seseorang yang seumur hidup tidak pernah mendengar bahasa melayu mencuba untuk membaca karyanya yang telah di terjemahkan oleh sdr Drirwan. Satu usaha yang baik oleh George , saya pasti dalam telor inggerisnya kita masih boleh faham akan makna melayunya.
Selesai baca puisi 1 acara penyampaian hadiah bermula dengan hadiah sayembara pada talian, saya menjadi salah seorang pemenang pada sayembara menulis sajak Puasa dan Raya 2003, selepas itu ada hadiah sayembara menulis sajak Ramadan 2004, sayembara menulis puisi pilihanraya dan sayembara menulis pantun merdeka saya tak pasti siapa yang menang mungkin terlalu gembira saya hanya nampak sdr abdlatip dan sdr Ramy mengambil hadiah tak pasti pula saya pada sayembara apa waktu itu saya leka bersama isteri saya. Tambahan pula di waktu itu sdr Dahrie memberitahu saya gitar sudah sedia … “ahhh sudah” kata saya dalam hati, kerana menurut agenda yang saya faham saya di letakkan untuk baca puisi, tidak saya sangka saya akan bermain gitar pada waktu itu saya sudah sedia membaca puisi “Sebelum kau petik picu” satu karya yang saya fikir layak untuk saya bacakan di malam itu. Lalu berdebarlah hati saya lagu puisi apa pula hendak saya nyanyikan? …
Acara baca puisi 2 pula di umumkan. Mengikut susunannya acara ini akan di mulakan oleh Ahkarim dengan sajak urdunya yang memikat di tambah pula dengan sajak dalam bahasa melayu yang sungguh hebat (kalau boleh saya nak satu salinan – nak baca) , Arisel BA pula muncul dengan vokal yang husk dan mengagumkan, pembacaan puisi oleh Raja Rajeswari sangat baik hingga isteri saya terpegun dalam perjalanan pulang asyik bertanya tentangnya saya hanya kata kenal melalui siber, Saleha Ahmad mempunyai masalah dengan pembesar suara (terlalu jauh ) , Muhammad Zakir pula yang katanya baru kehilangan ibu (takziah dari saya - al-fatihah), Abdullatip dengan puisi berkampungnya , Elmi yang datang dari kota singa bacaan menarik , Nilamsuri memang deklimator yang nampak taringnya pada malam itu , Anbakri romatis sekali kata isteri saya, dan di akhiri oleh saya menyanyikan lagu puisi,
Kupu-kupu dalam perut saya semakin penuh, saya bersabar sahajalah. Apa nak buat walau saya menulis sajak dan boleh mencipta melodi pada puisi saya namun saya mempunyai masalah untuk mengingati puisi-puisi saya. (bukan profesyen saya, saya juga tidak ada gitar untuk berlatih melainkan meminjam gitar kepunyaan adik saya) . “dua keping syiling baru” pernah saya bawakan di majis anjuran Yayasan Kesenian Perak , akhirnya saya mengambil keputusan untuk menyanyikan puisi itu walau dengan kemungkinan terlupa kata-kata. Persembahan saya tergelincir pada bab korus alahai pitching tinggi sangat tak terdaya saya setelah mengadap kari (saya tahu “lame excuse” hahahah).
Saya sering mendengar nama Dinsman tetapi tidak pernah sekali bertemu muka, dalam keaadaan saya yang serba kecil ini, saya tidak berani untuk walau bergambar dengannya sempat juga saya menghantar SMS kepada teman saya betapa baru kini saya tahu mengapa dia di hormati dalam daerah sastera benar sekali katanya dalam sastera, karya-karya adalah subjektif tidak seperti sains yang boleh di nilai dengan fakta, ucapan pengadilannya sangat relavan.
Acara baca puisi tiga di ungguli oleh penyair yang tiada taranya ahh dr victor menghiburkan, sdr drirwan dengan sajak panjang untuk kekasih(-kekasih)nya yang "kepadamu"nya 4 kali, dewan menjadi gamat. Puan Zurinah dengan puisi traditionalnya di sambut pula dengan sajak dari Dinsman
Yang di nantikan pun tiba dan kita pun sudah tahu siapa pemenang. Tahniah saya pada semua pemenang pada malam itu , sdr Arisel dan sdr nimoiz menang besar dan saya juga menang sajak multimedia (alhamdullilah - boleh saya beli gitar) senarai pemenang kita boleh lihat di http://www.esastera.com/anugerah/hescom2004.htm saya nampak sudah ada di sana.
Setelah selesai barulah saya berkesempatan berbual dengan Mr Manos yang saya kira faham mengapa saya tidak dapat menegurnya lebih awal , lantaran acara majlis di tambah pula dia di meja VIP. Di kesempatan itu saya dapat juga berbual sedikit dengan sdr Arisel, pak ahkarim,Md Zakir yang kehensemnya di luar jangkaan saya, bergambar, di minta mengambil gambar dan di minta untuk di ambil gambar. Saya cuba bertegur sapa dengan kebanyakan ahli esastera yang saya kenal di alam siber Sdr glateh, sdr Rajeswary, sdr elmi namun ada juga yang kita hanya kenal dari siber tetapi tidak dapat untuk bertegur dengan nyata mungkin malu malu, sedangkan saya mencuba kalau ada yang saya tidak kenal saya minta maaf , kadang kadang kita boleh berkata-kata di papan nota dengan mesra, tiba di alam nyata menjadi kelu
Meriahnya sangat terasa pada malam itu, tentu sekali ini menjadi satu majlis yang tidak dapat saya lupakan. Saya sangat ingin untuk berbual mesra dengan lebih ramai orang pada masa itu tetapi penjual ubat menhilang malu tak ada, saya juga merasa terkilan kerana tidak dapat bergambar dengan sdr Ramy dan rakannya sdr Amin Had saya tidak membawa kamera (kalau nak bawa pun kamera tak ada).
Ketidakhadiran sdr tintasukma juga amat terasa sekali, beberapa ahli juga membicarakan tentang ketidakhadirannya. Saya pasti beliau juga terkilan tidak dapat hadir di malam mengutip sagu setelah tempurung pecah. Saya di beritahu oleh sdr Nilamsuri beliau ada mengirimkan salam, saya pasti kita semua faham pada perancangan , Allah itu maha merancang. Mungkin di lain kelapangan kita akan dapat berjumpa juga di alam nyata. Kelibat Zainallasim juga tidak ada, saya maklum dia tidakpun mendaftar untuk hadir , tetapi saya sangat ingin untuk berjumpa beliau.
Pihak Esastera Enterprise telah bertungkus lumus untuk menjayakan majlis malam tadi dengan gilang-gemilangnya dan baru tadi saya ada terbaca di papan nota ada cadangan untuk di buat video streaming , menarik saya rasa. Sudah pastilah kita mengucapkan syukur kepada Allah di atas kejayaan majlis HESCOM menjadi acara yang memartabatkan karya-karya yang di hasilkan di alam siber. Melihat pada para pemenang dan karya yang di ungguli oleh pemenang tidak mungkin ada pula yang dapat menafikan akan kewarasan pengadilan, bagi yang tidak berjaya tahun depan masih ada. Marilah kita terus berkarya.
Tahniah dan syabas saya kepada sdr Hasimah yang saya lihat menjadi tulang belakang yang sangat berjaya dalam mengendalikan acara yang besar begini. Acara ini sudah pasti tidak sepertinya kalau tidak ada beliau. Juga pada Founder kita sdr Drirwan terima kasih di atas pengorbanan saudara hanya Allah sahaja dapat membalasnya.
kalau ada sumur di ladang
boleh kita menumpang mandi
kalau ada umur yang panjang
boleh kita berjumpa lagi
retak pangkin terkoyak baju
pangkin dari hulu tembeling
esastera makin bergerak maju
bergerak diri tanpa berpaling
Subscribe to:
Posts (Atom)